Reporter: Adi Kade | Editor: Bambang Irawan
PENAJAM - Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) intens melakukan pelayanan jemput bola aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD) atau KTP digital.
Kepala Disdukcapil PPU, Waluyo mengatakan, pihaknya menyasar layanan jemput bola di kelurahan/desa di Kecamatan Waru pada pekan lalu.
Sedangkan untuk wilayah Kecamatan Penajam yang dekat dengan kantor Disdukcapil PPU telah dijadwalkan pada 2 sampai 5 November 2026 meliputi Kelurahan Lawe-Lawe, Nipah-Nipah, Kelurahan Sungai Parit dan Nenang.
“Kami turun langsung ke kelurahan/desa untuk melakukan layanan jemput bola untuk aktivasi IKD maupun perekaman E-KTP,” kata Waluyo, Selasa (3/11/2026).
Ia menekankan, Disdukcapil PPU gencar melakukan layanan jemput bola untuk mempercepat progres aktivasi KTP digital bagi warga Benuo Taka yang telah masuk dalam kategori wajib KTP.
Aktivasi IKD perlu dilakukan masyarakat PPU, karena IKD digunakan untuk registrasi aplikasi program Perlindungan Sosial (Perlinsos).
“Layanan jemput bola dilakukan untuk mendekatkan akses layanan administrasi bagi masyarakat. Jadi, masyarakat yang jauh dari kantor Disdukcapil seperti Kecamatan Waru, Babulu, Sepaku dan sebagian warga Kecamatan Penajam tidak perlu lagi datang ke kantor Disdukcapil,” terangnya.
Ia menekankan, aktivasi IKD dilakukan pemerintah daerah sebagai upaya agar masyarakat dapat mengakses aplikasi Perlinsos.
Perlinsos merupakan program Kementerian Sosial (Kemensos) yang melibatkan beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD), seperti Dinas Sosial, Disdukcapil dan Dinas Komunikasi dan Informatika.
“Untuk mendukung sistem Perlinsos, Kementerian Sosial melibatkan beberapa perangkat daerah, termasuk Disdukcapil. Karena, proses registrasi di aplikasi Perlinsos, warga terlebih dahulu harus mengaktivasi IKD,” terangnya.
Waluyo menekankan, layanan jemput bola untuk aktivasi IKD akan terus dilakukan, karena Disdukcapil menargetkan aktivasi IKD sebesar 40 persen dari penduduk PPU wajib KTP.
“Warga yang telah melakukan aktivasi IKD sudah mencapai 21 persen, kami target sampai akhir tahun ini bisa menembus 40 persen,” pungkasnya. (Adv)


