Puskesmas Sangatta Utara Masih Berdinding Kayu, Pembangunan Gedung Baru Tertunda

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
2 menit baca5 kali dibaca
Puskesmas Sangatta Utara, Kabupaten Kutai Timur. (Foto: Dok.Facebook Puskesmas Sangatta Utara)
Puskesmas Sangatta Utara, Kabupaten Kutai Timur. (Foto: Dok.Facebook Puskesmas Sangatta Utara)

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

Puskesmas Sangatta Utara Masih Berdinding Kayu, Pembangunan Gedung Baru Tertunda

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
2 menit baca5 kali dibaca
Puskesmas Sangatta Utara, Kabupaten Kutai Timur. (Foto: Dok.Facebook Puskesmas Sangatta Utara)
Puskesmas Sangatta Utara, Kabupaten Kutai Timur. (Foto: Dok.Facebook Puskesmas Sangatta Utara)

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

Puskesmas Sangatta Utara Masih Berdinding Kayu, Pembangunan Gedung Baru Tertunda

5
Puskesmas Sangatta Utara, Kabupaten Kutai Timur. (Foto: Dok.Facebook Puskesmas Sangatta Utara)
Puskesmas Sangatta Utara, Kabupaten Kutai Timur. (Foto: Dok.Facebook Puskesmas Sangatta Utara)

Reporter: Siswandi | Editor: Buniyamin 

SANGATTA – Kondisi bangunan Puskesmas Sangatta Utara, Kabupaten Kutim yang mulai mengalami kerusakan belum dapat segera dibenahi melalui pembangunan gedung baru.

Rencana pembangunan fasilitas kesehatan tersebut masih tertunda akibat persoalan lahan yang belum rampung diselesaikan.

Kepala Dinkes Kutim, dr Yuwana Sri Kurniawati mengatakan pembangunan gedung baru sebenarnya telah direncanakan sejak tahun lalu.

Namun, prosesnya belum bisa dilanjutkan karena masih ada kendala terkait lahan. “Karena ada kendala sesuatu hal terkait lahan, jadi kita masih berproses. Kita tunda dulu untuk pembangunan Puskesmas Sangatta Utara,” ujar dr Yuwana.

Menurutnya, keberadaan gedung baru sudah mendesak untuk menunjang pelayanan kesehatan masyarakat. 

Terlebih, Puskesmas Sangatta Utara berada di kawasan ibu kota Kabupaten Kutim, tetapi hingga kini masih menggunakan bangunan lama berbahan kayu.

Kondisi fisik bangunan tersebut juga dinilai memprihatinkan. Sejumlah bagian mulai mengalami kerusakan, bahkan terdapat bagian konstruksi yang sudah keropos.

dr Yuwana menyayangkan kondisi tersebut karena sejumlah puskesmas di kecamatan lain, termasuk wilayah pedalaman justru telah memiliki gedung dengan standar bangunan yang lebih baik.

“Puskesmas yang lain di kecamatan-kecamatan pedalaman saja sudah dibangun dengan gedung yang standar, tetapi sayang sekali Puskesmas Sangatta Utara justru masih bangunan lama, kayu, banyak yang keropos,” katanya.

Ia juga menggambarkan kondisi bangunan yang sudah berusia tua dan tidak lagi ideal untuk menunjang aktivitas pelayanan kesehatan, termasuk adanya potensi tikus masuk ke dalam gedung.

Untuk itu, Dinkes Kutim berharap persoalan lahan dapat segera menemukan titik terang melalui komunikasi dan pembahasan bersama pihak-pihak terkait.

Yuwana mengajak masyarakat yang berkaitan dengan persoalan lahan tersebut untuk membuka ruang dialog agar rencana pembangunan tidak terus tertunda. 

Sebab, keberadaan fasilitas kesehatan yang layak merupakan kebutuhan bersama.

“Kita ingin mengetuk hati nurani masyarakat, khususnya yang mungkin masih berproses ini. Mudah-mudahan kita bisa berbicara, diskusi baik-baik, sehingga kita bisa segera melaksanakan pembangunan gedung Puskesmas Sangatta Utara karena ini memang untuk pelayanan masyarakat,” tuturnya.