Reporter: Aswin | Editor: Buniyamin
TENGGARONG - Rencana pembangunan bioskop di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) masih dalam tahap penjajakan investor.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kukar tengah mencari pihak ketiga yang bersedia membangun dan mengelola fasilitas hiburan tersebut melalui skema kerja sama dengan pemerintah daerah.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kukar, Burhanuddin mengatakan sejumlah calon investor telah dijajaki. Beberapa di antaranya bahkan sudah bertemu dengan Wakil Bupati Kukar, Rendi Solihin untuk membahas peluang kerja sama.
Namun, masing-masing calon investor memiliki penawaran dan skema kerja sama yang berbeda. Ada pihak yang menginginkan pembebasan lahan sekaligus membangun bioskop dari awal, sementara Pemkab Kukar menginginkan pola kerja sama dengan pemerintah daerah menyiapkan lahan dan pihak ketiga bertanggung jawab atas pembangunan.
“Pola kerja sama kita kemarin, pemda siapkan lahan, mereka yang bangun. Nah ini yang belum karena belum ada yang ketemu dengan pola tersebut,” ujar Burhanuddin.
Ia menyebut pemkab juga telah menjalin komunikasi dengan calon investor yang memiliki pengalaman membangun bioskop di sejumlah daerah, seperti Berau, Batu Licin dan beberapa wilayah di Sulawesi.
Komunikasi tersebut dilakukan untuk menjajaki kemungkinan kerja sama, termasuk membahas skema yang dapat disepakati bersama antara investor dan Pemkab Kukar.
Menurutnya, pembahasan lanjutan masih diperlukan untuk menemukan kesepakatan terkait pola investasi. Pertemuan dengan calon investor sebenarnya telah beberapa kali dijadwalkan, tetapi belum terlaksana karena adanya kendala agenda masing-masing pihak.
“Masih tahapan mencari investor yang bisa membangun dengan pola kerja sama. Kami siapkan lahan dan mereka yang membangun,” jelasnya.
Burhanuddin menambahkan, Wakil Bupati Kukar masih mengupayakan penjadwalan pertemuan berikutnya dengan calon investor tersebut.
Pertemuan itu diharapkan dapat memperjelas peluang kerja sama sekaligus menentukan langkah lanjutan rencana pembangunan bioskop.
Terkait lokasi pembangunan, kawasan Tas disebut menjadi salah satu opsi yang sebelumnya diinginkan Wakil Bupati Kukar. Tapi, lokasi tersebut belum ditetapkan secara final dan masih memerlukan kajian lebih lanjut.
Pasalnya, pemerintah daerah perlu melakukan survei teknis untuk memastikan titik lokasi yang tepat, termasuk menyesuaikan kebutuhan pembangunan dengan rencana dan persyaratan dari pihak investor.
“Kalau di Tas itu memang harus kita survei kembali. Posisi tepatnya di mana, kemudian bagaimana dengan pihak ketiga yang ingin membangun di sana. Itu perlu kita kaji secara teknis, termasuk kondisi lokasinya,” pungkasnya. (Adv)



