Reporter: Tri Agustini | Editor: Buniyamin
SAMARINDA – Wali Kota Samarinda, Andi Harun berjanji memfasilitasi pengadaan seragam bagi pengurus Forum Generasi Berencana (GenRe) Kota Samarinda yang baru saja dikukuhkan.
Ia meminta organisasi tersebut tidak hanya aktif menjalankan program, tetapi juga memberikan dampak nyata bagi pembangunan kota, terutama dalam melindungi remaja dari perundungan.
Ia mempersilakan pengurus untuk mengajukan beberapa hal yang dibutuhkan seperti seragam agar dapat direalisasikan.
Selain seragam, ia juga menanggapi kebutuhan kantor bagi Forum GenRe. Menurutnya, lokasi yang diusulkan akan ditinjau terlebih dahulu, dengan harapan perbaikan dapat dilakukan pada 2027.
“Dalam waktu dekat seragamnya silakan diajukan. Dalam minggu depan kita realisasikan. Untuk kantornya nanti dilihat, mudah-mudahan bisa saya tinjau. Tahun depan insyaallah kita perbaiki,” ujar Andi Harun, Selasa (3/10/2026).
Di luar dukungan fasilitas, ia menekankan pentingnya peran Forum GenRe dalam mencegah perundungan di lingkungan pendidikan.
Andi Harun meminta pengurus bersama Bunda GenRe dan Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda ikut memastikan sekolah menjadi tempat yang aman bagi seluruh siswa.
Menurutnya, perundungan dapat berdampak panjang terhadap kesehatan mental anak, bahkan hingga mereka dewasa.
Ia mengungkapkan pernah menghadapi persoalan terkait perundungan di salah satu SMP di Samarinda. Dari penelusuran yang dilakukan, ia mendapati bahwa tindakan yang dialami anaknya justru dilakukan oleh seorang guru.
Pengalaman tersebut, menurutnya, menjadi pengingat bahwa perundungan tidak hanya terjadi antarsiswa, tetapi juga dapat melibatkan tenaga pendidik.
Karena itu, ia meminta agar setiap laporan ditindaklanjuti dan penanganan dilakukan berdasarkan bukti yang kuat.
Ia bahkan menegaskan, kepala sekolah harus bertanggung jawab menciptakan lingkungan belajar yang aman. Apabila terbukti tidak mampu mencegah perundungan, kepemimpinan sekolah perlu dievaluasi secara tegas.
Andi Harun juga menyoroti perlakuan berbeda terhadap siswa berdasarkan latar belakang ekonomi keluarga.
Ia meminta sekolah tidak memberikan keistimewaan kepada anak pejabat atau pengusaha, sementara siswa dari keluarga dengan kemampuan ekonomi lebih terbatas justru mengalami perlakuan yang tidak adil.
Ia berharap Forum GenRe dapat berperan aktif mengedukasi remaja, melaporkan persoalan yang ditemukan di sekolah, serta membantu Pemkot Samarinda menangani berbagai masalah yang mengganggu kesehatan mental anak.
Andi Harun mengingatkan, semangat organisasi yang mengusung tema GenZ Berdampak harus diwujudkan melalui kegiatan yang bermanfaat, peningkatan edukasi dan literasi, serta kontribusi nyata bagi masyarakat.
Dengan dukungan fasilitas dan keterlibatan dalam persoalan remaja, Forum GenRe diharapkan dapat menjadi mitra pemerintah dalam membangun lingkungan pendidikan yang lebih aman, adil, dan mendukung tumbuh kembang generasi muda di Samarinda.
"GenRe masuk ke sana, lawan semua bentuk yang akan menjadi pengganggu kesehatan mental anak-anak Samarinda," pungkasnya. (Adv)


