Reporter: Adi Kade | Editor: Buniyamin
PENAJAM - Fraksi Demokrat DPRD Penajam Paser Utara (PPU) mengingatkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) PPU untuk melakukan persiapan untuk menghadapi musim kemarau 2027.
Ketua Fraksi Demokrat DPRD PPU, Muhammad Bijak Ilhamdani mengatakan, pemerintah daerah harus menyiapkan infrastruktur air bersih untuk menghadapi potensi kemarau 2027.
Sebab, kemarau yang terjadi di 2026 ini, Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Danum Taka (AMDT) telah mengalami krisis air baku. Imbasnya, pasokan air bersih ke masyarakat Benuo Taka tidak berjalan maksimal.
“Berkaca dengan krisis air baku yang terjadi di tahun ini, pemerintah daerah harus mengambil langkah untuk menghadapi kemarau tahun depan,” kata Bijak, Rabu (4/11/2026).
Bijak menekankan, pemerintah daerah harus membenahi infrastruktur penampungan air baku sebagai persiapan dini untuk menghadapi potensi kemarau yang akan berlangsung lebih lama di tahun depan dibandingkan kemarau 2026.
“Informasinya, kemarau 2027 diproyeksikan berlangsung sekitar delapan bulan. Karena itu, pemerintah daerah harus melakukan persiapan dini untuk menjaga ketersediaan pasokan air baku,” tuturnya.
Bijak menyatakan, Fraksi Demokrat DPRD PPU akan memberikan dukungan politik atas program dan kegiatan pembangunan infrastruktur air bersih yang dicanangkan pemerintah daerah untuk menjaga pasokan air bersih kepada masyarakat di saat kemarau.
“Kita harus bergerak cepat, kita tidak boleh menunggu krisis air baku terjadi baru kita bergerak. Kita harus melakukan persiapan sejak dini untuk menghadapi kemarau 2027 yang diperkirakan berlangsung lebih lama,” pungkasnya.


