Reporter: Adi Kade | Editor: Bambang Irawan
PENAJAM - Menjelang perhelatan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VIII Kalimantan Timur (Kaltim) di Kabupaten Paser pada 14-27 November 2026, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Penajam Paser Utara (PPU) telah mendistribusikan uang saku atlet.
Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) PPU, Muhtar mengatakan uang saku telah didistribusikan pemerintah daerah langsung ke masing-masing rekening atlet.
Sedangkan biaya kebutuhan transportasi dan konsumsi kontingen disalurkan melalui official atau manajer tim, khususnya cabang olahraga yang dipertandingkan di luar Kabupaten Paser.
“Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) sudah turun, jadi dana operasional kontingen PPU termasuk uang saku sudah disalurkan ke masing-masing atlet,” kata Muhtar, Rabu (4/11/2026).
Ia mengungkapkan, pemerintah daerah mengalokasikan anggaran sebesar Rp5,7 miliar di APBD Perubahan 2026 untuk kontingen PPU yang akan berlaga di Porprov Kaltim.
Anggaran yang dialokasikan pemerintah daerah tersebut untuk biaya penginapan atlet, konsumsi, transportasi, uang saku, pakaian defile, obat-obatan hingga vitamin bagi atlet.
“Anggaran yang disiapkan pemerintah daerah sebesar Rp5,7 miliar di APBD Perubahan,” ujarnya.
Muhtar menyatakan anggaran Rp5,7 miliar yang dialokasikan pemerintah daerah tidak mengcover untuk kebutuhan pakaian, sepatu dan peralatan tanding atlet lainnya, sehingga untuk kebutuhan pakaian dan sepatu tanding disiapkan masing-masing Cabang Olahraga (Cabor).
“Di tengah kebijakan efisiensi anggaran, sehingga kemampuan anggaran daerah sangat terbatas. Jadi, anggaran pakaian, sepatu dan peralatan tanding atlet tidak ada,” terangnya.
Sedangkan rencana pemberian bonus bagi atlet yang berhasil meraih medali di Porprov Kaltim 2026, kata Muhtar, saat ini masih dalam proses pembahasan oleh pemerintah daerah.
Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) PPU telah mengusulkan bonus atlet sebesar Rp75 juta untuk peraih medali emas.
“Kami sudah sampaikan ke pimpinan mengenai usulan bonus atlet,” pungkasnya. (Adv)


