Bupati Berau Tak Persoalkan Latar Belakang Pendidikan Pejabat Dinas Pangan, Tekankan Kemampuan Beradaptasi

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
1 menit baca
Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas. (Foto: Nur Hidayah/ pusaranmedia.com)
Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas. (Foto: Nur Hidayah/ pusaranmedia.com)

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

Bupati Berau Tak Persoalkan Latar Belakang Pendidikan Pejabat Dinas Pangan, Tekankan Kemampuan Beradaptasi

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
1 menit baca
Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas. (Foto: Nur Hidayah/ pusaranmedia.com)
Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas. (Foto: Nur Hidayah/ pusaranmedia.com)

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

Bupati Berau Tak Persoalkan Latar Belakang Pendidikan Pejabat Dinas Pangan, Tekankan Kemampuan Beradaptasi

Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas. (Foto: Nur Hidayah/ pusaranmedia.com)
Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas. (Foto: Nur Hidayah/ pusaranmedia.com)

Reporter : Nur Hidayah | Editor : Buniyamin

Tanjung Redeb – Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas menilai perbedaan latar belakang pendidikan bukan menjadi penghalang bagi seseorang untuk menjalankan tugas di lingkungan pemerintahan. 

Hal itu menyusul terpilihnya pejabat di Dinas Pangan yang diketahui memiliki latar belakang pendidikan sebagai apoteker.

Menurut Sri Juniarsih, bidang pangan memiliki keterkaitan erat dengan kesehatan masyarakat. Karena itu, pemahaman mengenai konsumsi dan kebutuhan pangan yang beragam justru dapat menjadi bekal dalam menjalankan tugas tersebut.

Ia menegaskan, hal yang lebih penting dari latar belakang pendidikan adalah kemauan untuk terus belajar, meningkatkan kapasitas diri dan membangun koordinasi dengan berbagai pihak.

“Tidak ada masalah dengan latar belakang pendidikannya. Yang penting mau belajar, meningkatkan kemampuan, dan memperkuat komunikasi,” ujarnya.

Sri Juniarsih juga mengingatkan bahwa pejabat di lingkungan pemerintahan tidak bisa bekerja sendiri. Diperlukan koordinasi secara berjenjang, baik dengan pimpinan maupun jajaran di bawahnya, termasuk membangun komunikasi lintas Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Kemampuan seseorang dapat terus dikembangkan selama memiliki kemauan untuk beradaptasi dan memahami tanggung jawab yang diberikan.

Penempatan jabatan tidak semata-mata harus dilihat dari kesesuaian disiplin ilmu, tetapi juga bagaimana seseorang mampu menerjemahkan pengetahuan dan pengalaman menjadi hasil kerja yang nyata.

“Semua kemampuan bisa ditingkatkan. Yang terpenting ada kemauan untuk belajar dan menghasilkan pekerjaan terbaik,” pungkasnya.