SAMARINDA – Wali Kota Samarinda, Andi Harun menegaskan pentingnya peran Indonesian National Shipowners’ Association (INSA) sebagai mitra strategis pemerintah dalam memperkuat industri pelayaran di Kota Samarinda.
Menurutnya, keberadaan organisasi tersebut memiliki posisi penting dalam mendukung keselamatan pelayaran sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
Ini disampaikan Andi Harun usai menghadiri sekaligus membuka kegiatan pemilihan Ketua Dewan Pengurus Cabang (DPC) INSA Kota Samarinda periode 2026–2031 di Hotel Fugo Samarinda, Kamis (5/11/2026).
Ia mengatakan INSA merupakan organisasi strategis yang menaungi para pelaku usaha di sektor pelayaran, sehingga kepemimpinan dan soliditas organisasi menjadi faktor penting dalam membangun kemitraan dengan pemerintah serta seluruh pemangku kepentingan di bidang transportasi laut dan sungai.
Ia menyebut ada dua hal utama yang menjadi perhatian pemerintah daerah dalam hubungan kemitraan dengan INSA.
Pertama, memastikan aspek keselamatan pelayaran terus diperkuat. Kedua, mendorong perkembangan industri pelayaran agar mampu memberikan kontribusi lebih besar terhadap perekonomian dan penerimaan negara.
Menurutnya, pemerintah daerah bersama Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) sebagai regulator perlu terus memastikan tata kelola kegiatan industri pelayaran berjalan dengan baik, termasuk memperkuat pengawasan terhadap para pengguna jasa dan pelaku usaha yang aktivitasnya berkaitan langsung dengan sektor pelayaran.
“Posisi penting pemerintah daerah dalam konteks relasinya dengan INSA adalah memastikan industri pelayaran kita di Samarinda memenuhi dan memperkuat unsur keselamatan,” ungkap Andi Harun.
Ia menjelaskan, Samarinda memiliki keunggulan geografis berupa keberadaan Sungai Mahakam yang tidak hanya menjadi bagian dari bentang alam, tetapi juga memiliki fungsi strategis sebagai jalur perdagangan, aktivitas pelayaran, dan pusat pergerakan ekonomi.
Aktivitas di sepanjang aliran sungai tersebut memiliki keterkaitan dengan berbagai kegiatan usaha dan distribusi barang, tidak hanya bagi Kota Samarinda, tetapi juga wilayah Kalimantan Timur.
“Kita harus tahu bahwa kita memiliki sungai yang tidak hanya bisa diartikan sebagai bentang alam, tetapi juga merupakan pusat kegiatan perdagangan, pusat kegiatan pelayaran, dan pada akhirnya menjadi pusat kegiatan ekonomi,” tegasnya.
Karena itu, ia menilai keberadaan sungai sebagai jalur transportasi dan perdagangan harus dijaga bersama. Penguatan keselamatan pelayaran, pengelolaan aktivitas transportasi, serta koordinasi antarpemangku kepentingan menjadi bagian penting untuk memastikan potensi tersebut dapat dimanfaatkan secara optimal.
Lebih lanjut, Andi Harun berharap INSA sebagai organisasi yang menaungi para pelaku langsung di sektor pelayaran memiliki kepemimpinan yang kuat dan mampu memperkuat soliditas internal organisasi.
Menurutnya, pengurus terpilih nantinya harus mampu membangun hubungan kemitraan yang baik dengan pemerintah daerah, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), KSOP, serta kalangan dunia usaha.
Sinergi tersebut dinilai penting untuk menciptakan iklim industri pelayaran yang lebih tertata, aman, dan memiliki daya saing.
Pada kesempatan itu, Andi Harun juga menyampaikan ucapan selamat atas pelaksanaan pemilihan Ketua DPC INSA Kota Samarinda. Ia berharap proses pemilihan tersebut dapat menghasilkan ketua dan jajaran pengurus yang mampu membawa organisasi semakin berkembang.
“Makanya kita harus jaga bersama-sama,” pungkasnya. (Adv)


