Sudarno Resmi Mundur dari TAGGUP, Janji Kawal Kebijakan Rudy-Seno Selama Menjabat

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
2 menit baca
Mantan anggota TAGGUP Kaltim saat melakukan konferensi pers terkait kemundurannya dari anggota TAGGUP di Samarinda, Kamis (5/11/2026). (foto: Zulkifli/Pusaranmedia.com)
Mantan anggota TAGGUP Kaltim saat melakukan konferensi pers terkait kemundurannya dari anggota TAGGUP di Samarinda, Kamis (5/11/2026). (foto: Zulkifli/Pusaranmedia.com)

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

Sudarno Resmi Mundur dari TAGGUP, Janji Kawal Kebijakan Rudy-Seno Selama Menjabat

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
2 menit baca
Mantan anggota TAGGUP Kaltim saat melakukan konferensi pers terkait kemundurannya dari anggota TAGGUP di Samarinda, Kamis (5/11/2026). (foto: Zulkifli/Pusaranmedia.com)
Mantan anggota TAGGUP Kaltim saat melakukan konferensi pers terkait kemundurannya dari anggota TAGGUP di Samarinda, Kamis (5/11/2026). (foto: Zulkifli/Pusaranmedia.com)

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

Sudarno Resmi Mundur dari TAGGUP, Janji Kawal Kebijakan Rudy-Seno Selama Menjabat

Mantan anggota TAGGUP Kaltim saat melakukan konferensi pers terkait kemundurannya dari anggota TAGGUP di Samarinda, Kamis (5/11/2026). (foto: Zulkifli/Pusaranmedia.com)
Mantan anggota TAGGUP Kaltim saat melakukan konferensi pers terkait kemundurannya dari anggota TAGGUP di Samarinda, Kamis (5/11/2026). (foto: Zulkifli/Pusaranmedia.com)

Reporter: Zulkifli | Editor: Buniyamin

SAMARINDA - Sudarno memastikan tetap mengawasi jalannya pemerintahan Gubernur dan Wakil Gubernur Kaltim, Rudy Mas’ud-Seno Aji meski tidak lagi menjadi bagian dari Tim Ahli Gubernur untuk Percepatan Pembangunan (TAGUPP).

Ia menyatakan akan memberikan dukungan terhadap kebijakan yang berjalan baik, sekaligus menyampaikan kritik apabila menemukan kekurangan dalam pelaksanaannya.

"Saya ingin mengambil posisi sebagai pihak di luar pemerintahan agar dapat lebih leluasa menjalankan fungsi pengawasan terhadap program dan janji politik kepala daerah," tegas Sudarno dalam konferensi pers, Kamis (5/11/2026).

Keputusan untuk mengambil posisi di luar pemerintahan tersebut disampaikan melalui surat pernyataan pengunduran diri yang telah diberikan kepada Gubernur Rudy Mas’ud dan Wakil Gubernur Seno Aji pada 1 November 2026, pengunduran dirinya berlaku efektif sejak 3 November 2026.

Untuk itu, Sudarno tetap akan melakukan pengawasan terhadap program pemerintah. Terlebih, di tengah kondisi kemampuan fiskal Kaltim yang mengalami penurunan dibandingkan periode sebelumnya. Karena itu, pelaksanaan program prioritas perlu mendapat perhatian agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat.

"Saya akan mengawal semua janji politik program bisa dilaksanakan dengan semaksimal mungkin,” imbuhnya.

Kendati kini telah berada di luar pemerintahan, Sudarno menegaskan bukan berarti akan mengambil sikap berseberangan dengan Rudy-Seno.

Ia tetap mendukung kebijakan yang dianggap tepat, tetapi tidak akan menutup mata terhadap persoalan yang muncul dalam pelaksanaannya.

“Saya akan dukung penuh ketika pemerintah ini benar. Tapi begitu ada kekurangannya, saya juga akan melakukan kritik kepada pemerintah yang sifatnya konstruktif,” ujarnya.

Sudarno menyayangkan, selama menjadi anggota TAGUPP Bidang Informasi dan Komunikasi Publik, pendapat maupun kritik yang disampaikannya kerap dikaitkan dengan jabatan yang diemban. Kondisi itu membuatnya merasa perlu memisahkan aktivitas pribadinya dari institusi pemerintah.

“Selama ini saya di media sosial, orang masih menyangkut-nyangkutkan dengan Tim Ahli Gubernur. Maka saya harus ada di luar pemerintahan supaya pemerintahan ini tidak terimbas dengan apa yang saya lakukan,” jelasnya.

Di sisi lain, Sudarno menyampaikan bahwa surat yang disampaikan merupakan pernyataan pengunduran diri, bukan permohonan yang harus menunggu persetujuan gubernur. 

Apalagi berkaitan dengan dengan desakan massa dalam aksi Gerakan Rakyat Menggugat (GERAM) yang sebelumnya meminta gubernur mencopot namanya. Menurutnya, tekanan dari sekitar 300 mahasiswa bukan faktor yang menentukan keputusan tersebut.

“Saya ini orang paling keras kepala kalau hal prinsip. Mau mahasiswa se-Kaltim atau apalagi kemarin 300 orang, enggak ada urusan,” ketusnya.

Ia mengungkapkan, keinginan meninggalkan TAGUPP sebenarnya sudah muncul sejak 2025. Dengan keputusan tersebut, Sudarno ingin memastikan kritik yang disampaikannya tidak lagi dianggap sebagai representasi sikap tim ahli maupun bagian dari pemerintahan.

Terkait pengunduran dirinya, Sudarno menyebut Rudy Mas’ud menghormati keputusan tersebut. Sementara Seno Aji sempat mengajaknya berdiskusi dan berharap dirinya tidak meninggalkan TAGUPP.

"Saya akan terus mengikuti perjalanan pemerintahan keduanya hingga akhir masa jabatan, terutama dalam memastikan janji politik yang telah disampaikan dapat direalisasikan," pungkasnya.