IKN Mulai Bangun Ekosistem Pendidikan dan Kesehatan, FKUI Buka Program S2 dan S3

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
2 menit baca4 kali dibaca
Nusantara Health & Academic Summit 2026 secara resmi digelar di IKN, Kamis (5/11/2026). (Foto: Humas OIKN)
Nusantara Health & Academic Summit 2026 secara resmi digelar di IKN, Kamis (5/11/2026). (Foto: Humas OIKN)

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

IKN Mulai Bangun Ekosistem Pendidikan dan Kesehatan, FKUI Buka Program S2 dan S3

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
2 menit baca4 kali dibaca
Nusantara Health & Academic Summit 2026 secara resmi digelar di IKN, Kamis (5/11/2026). (Foto: Humas OIKN)
Nusantara Health & Academic Summit 2026 secara resmi digelar di IKN, Kamis (5/11/2026). (Foto: Humas OIKN)

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

IKN Mulai Bangun Ekosistem Pendidikan dan Kesehatan, FKUI Buka Program S2 dan S3

4
Nusantara Health & Academic Summit 2026 secara resmi digelar di IKN, Kamis (5/11/2026). (Foto: Humas OIKN)
Nusantara Health & Academic Summit 2026 secara resmi digelar di IKN, Kamis (5/11/2026). (Foto: Humas OIKN)

Reporter: Achmad Fadillah | Editor: Bambang Irawan

BALIKPAPAN - Pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) tidak hanya diarahkan pada penyediaan infrastruktur dan pusat pemerintahan. 

Penguatan sumber daya manusia melalui pendidikan tinggi, penelitian, dan layanan kesehatan juga mulai menjadi bagian dari pengembangan kawasan ibu kota baru tersebut.

Hal ini ditandai dengan kolaborasi Otorita IKN, Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI), dan Universitas Gunadarma melalui kegiatan Nusantara Health & Academic Summit (NHAS) 2026 di Multifunction Hall Kantor Bersama 3, Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) Nusantara, Kamis (5/11/2026).

Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono mengatakan, kehadiran perguruan tinggi menjadi bagian penting untuk menghidupkan ekosistem perkotaan di Nusantara. 

Sebab, pembangunan fisik perlu diimbangi dengan kehadiran sumber daya manusia yang mampu mengembangkan dan memanfaatkan fasilitas tersebut.

Ia menyambut dukungan Universitas Indonesia dan Universitas Gunadarma dalam memperkuat sektor pendidikan dan kesehatan di IKN.

"Hari ini, hari yang paling bahagia buat saya. Saya ini sebagai wadahnya saja, yang mengisi itu manusianya untuk bisa berinteraksi," ujar Basuki dalam keterangannya.

Salah satu langkah konkret dari kolaborasi tersebut adalah peluncuran Pusat Pendidikan, Riset, dan Pemberdayaan Masyarakat FKUI di IKN. 

Selain itu, FKUI juga memperkenalkan program pendidikan S2 dan S3 Ilmu Biomedik dengan kelas bauran khusus IKN.

Universitas Gunadarma turut membuka pendaftaran mahasiswa baru untuk Tahun Akademik 2027/2028.

Dekan FKUI, Prof Anna Rozaliyani mengatakan, keberhasilan kerja sama antarlembaga tidak cukup diukur dari kesepakatan yang dibuat, tetapi harus menghasilkan manfaat nyata bagi masyarakat.

"Keberhasilan kolaborasi bukan diukur dari banyaknya dokumen yang kita tandatangani, tetapi dari karya yang dihasilkan, persoalan yang diselesaikan, dan kehidupan masyarakat yang diperbaiki," katanya.

Sementara Direktur Kelembagaan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Prof Muhammad Najib berharap kolaborasi tersebut dapat mendorong IKN menjadi pusat pengembangan ilmu pengetahuan dan pendidikan, sekaligus menghadirkan sistem kesehatan yang dapat menjadi percontohan.

Dukungan juga disampaikan Wakil Menteri Kesehatan, Benjamin Paulus Octavianus. Menurutnya, pembangunan IKN membutuhkan sumber daya manusia yang unggul dan sehat melalui pengembangan pendidikan tenaga kesehatan, penelitian, serta inovasi teknologi.

Nusantara Health & Academic Summit 2026 berlangsung selama tiga hari, 5-7 November 2026. Pada hari kedua, kegiatan dilanjutkan dengan pemeriksaan kesehatan gratis, edukasi gizi, perilaku hidup bersih dan sehat, serta program IKN Healthy School Pilot.

Sedangkan pada hari ketiga dijadwalkan berlangsung diskusi antarinstitusi, Night Fun Run, dan kegiatan budaya.

Melalui kolaborasi ini, pengembangan IKN diharapkan tidak hanya menghasilkan kota dengan infrastruktur modern, tetapi juga didukung institusi pendidikan, pusat penelitian, dan layanan kesehatan yang mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakat.