Reporter: Achmad Fadillah | Editor: Bambang Irawan
BALIKPAPAN - Rangkaian Pekan Olahraga Wartawan Daerah (Porwarda) IV Kalimantan Timur (Kaltim) di Kota Balikpapan resmi berakhir, Kamis (5/11/2026) malam.
Penutupan ajang olahraga wartawan tersebut sekaligus menandai penyerahan estafet penyelenggaraan kepada Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) sebagai tuan rumah berikutnya.
Selama pelaksanaan, sebanyak 10 Cabang Olahraga (Cabor) telah sukses dipertandingkan dengan melibatkan kontingen dari seluruh kabupaten dan kota di Kaltim.
Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kaltim, Abdurrahman Amin mengapresiasi keikutsertaan seluruh daerah dalam Porwarda tahun ini.
Menurutnya, partisipasi tersebut menjadi perkembangan positif dibandingkan penyelenggaraan sebelumnya.
Ia menjelaskan, pada Porwarda 2023 di Samarinda, partisipasi daerah baru mencapai sekitar 50 persen.
Kemudian meningkat menjadi 70 persen pada 2024. Hingga akhirnya, pada penyelenggaraan 2026 di Balikpapan, seluruh kabupaten dan kota dapat mengirimkan perwakilan.
"Alhamdulillah, 10 cabang olahraga sudah dipertandingkan. Tahun ini di Balikpapan, seluruh kabupaten dan kota mengikuti," ujarnya dalam acara penutupan di Aula Rumah Jabatan Ketua DPRD Kota Balikpapan.
Sementara Ketua PWI Kota Balikpapan, Debi menyampaikan terima kasih kepada seluruh panitia, anggota PWI, serta mitra yang telah mendukung pelaksanaan Porwarda IV Kaltim.
Ia mengapresiasi kontribusi berbagai pihak, termasuk sponsor dari perusahaan dan lembaga yang turut membantu kelancaran kegiatan tersebut.
Sejumlah sponsor di antaranya PT Kilang Pertamina Balikpapan, PT Pertamina Patra Niaga RU V Balikpapan, PT Pertamina Hulu Mahakam, PT Pertamina Hulu Kalimantan Timur, PT Pertamina EP, Pertamina Gas, Bankaltimtara, PT Bayan Resources Tbk, PT Kideco Jaya Agung, Apicol, PT IHM, PLN UID Kaltimtara, PLN Kalimantan Bagian Timur, PT Dwi Wira Lestari Jaya, Telkomsel, Aqua, BPJS Ketenagakerjaan, Indibiz, Pratama Futsal, Coconut Bilyard, dan CIMB Niaga.
Apresiasi juga disampaikan Asisten I Bidang Tata Pemerintahan Kota Balikpapan, Sudirman Djayaleksana, yang hadir mewakili kepala daerah.
Ia mengaku bangga Balikpapan dipercaya menjadi tuan rumah ajang olahraga tingkat provinsi tersebut.
Menurutnya, Porwarda bukan sekadar kompetisi untuk memperebutkan medali, tetapi juga menjadi ruang mempererat silaturahmi dan solidaritas ant insan pers di Kaltim.
"Persaingan di lapangan tidak mengurangi esensi utama Porwarda, yaitu mempererat tali silaturahmi. Sesuai tema yang diusung, kegiatan ini telah berhasil mewujudkan jurnalis yang sehat dan profesional," kata Dirman sapaannya.
Ia juga mengingatkan bahwa keberhasilan dalam kompetisi tidak hanya dilihat dari jumlah medali yang diperoleh.
Peserta yang belum meraih podium tetap patut diapresiasi karena telah menunjukkan semangat bertanding dan menjunjung tinggi sportivitas.
"Sejatinya semua peserta adalah pemenang karena telah menjunjung tinggi sportivitas dan menunjukkan solidaritas yang luar biasa," ujarnya.
Dirman berharap kebersamaan yang terbangun selama Porwarda dapat terus berlanjut dalam aktivitas jurnalistik sehari-hari.
Ia menilai wartawan memiliki tanggung jawab menjaga integritas dan profesionalisme dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat.
Pemkot Balikpapan juga berharap kegiatan tersebut dapat menjadi salah satu upaya memperkuat ekosistem pers yang sehat di Kaltim.
Pada akhir rangkaian acara, dilakukan penyerahan tongkat estafet tuan rumah Porwarda kepada PWI Kabupaten Kukar.
Dengan penyerahan tersebut, Kukar dipercaya mempersiapkan penyelenggaraan Porwarda pada periode berikutnya.
Dirman turut mengapresiasi PWI Kaltim, PWI Kota Balikpapan, dan seluruh panitia yang telah bekerja menyukseskan kegiatan.
Ia juga menyampaikan permohonan maaf apabila selama pelaksanaan masih terdapat kekurangan dalam pelayanan kepada kontingen.
"Semoga momentum Porwarda IV ini semakin memotivasi kita untuk terus bersinergi membangun Kalimantan Timur yang lebih maju melalui karya-karya jurnalistik yang sehat dan berimbang," tuturnya.
Berakhirnya Porwarda IV Kaltim 2026 di Balikpapan menjadi penutup kompetisi sekaligus awal persiapan bagi Kukar untuk melanjutkan penyelenggaraan ajang olahraga wartawan di Kaltim.


