Reporter: Adi Kade | Editor: Buniyamin
PENAJAM - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Penajam Paser Utara (PPU) berencana mengusulkan bantuan bus sekolah ke Kementerian Perhubungan (Kemenhub) di tahun anggaran 2026.
Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) PPU, Agus Dahlan mengatakan Dishub PPU saat ini tengah melakukan pemetaan dan kajian kebutuhan bus sekolah di setiap kecamatan di Benuo Taka.
Hasil kajian terhadap kebutuhan bus sekolah merupakan salah satu dokumen yang dipersyaratkan dalam mengajukan permohonan bantuan bus sekolah ke Kemenhub.
“Saat ini kami sedang melakukan kajian kebutuhan bus sekolah. Setelah kajian rampung, baru kami mengajukan proposal bantuan secara resmi ke Kementerian Perhubungan,” kata Agus Dahlan, Jumat (6/11/2026).
Untuk menunjang kajian kebutuhan bus sekolah, kata Agus Dahlan, Dishub PPU berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) PPU terkait dengan pendataan jumlah siswa Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP) hingga Sekolah Menengah Atas (SMA).
Data jumlah siswa diperlukan untuk menentukan kebutuhan bus sekolah secara detail.
“Data jumlah siswa SD, SMP dan SMA/SMK baik negeri maupun swasta sangat diperlukan untuk memastikan kebutuhan bus sekolah,” terangnya.
Selain itu, Dishub PPU juga melakukan pemetaan rute dan wilayah tempat tinggal siswa. Hal tersebut perlu dilakukan untuk menentukan jenis bus sekolah yang dibutuhkan dan sesuai dengan karakteristik wilayah.
“Karakteristik jalan di setiap wilayah menentukan jenis bus sekolah yang dibutuhkan,” terangnya.
Agus Dahlan menyatakan pemetaan dan kajian kebutuhan bus sekolah ditarget rampung pada Desember 2026. Setelah dokumen kajian tersebut rampung, Dishub PPU mengajukan permohonan bantuan bus sekolah ke Kemenhub.
“Mudah-mudahan usulan bantuan bus sekolah tersebut diakomodir oleh Kementerian Perhubungan di tahun anggaran 2027. Bantuan bus sekolah sangat dibutuhkan untuk membantu aksesibilitas siswa di Kabupaten PPU,” pungkasnya. (Adv)


