Sumur Bor Bantu UPR di Samarinda Jaga Produksi Benih Ikan saat Kemarau

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
2 menit baca4 kali dibaca
Kepala Bidang Perikanan Budidaya Dinas Perikanan Kota Samarinda, Henny Apriyanti saat melakukan pengecekan langsung di UPR. (Foto: Dok.Dinas Perikanan Samarinda)
Kepala Bidang Perikanan Budidaya Dinas Perikanan Kota Samarinda, Henny Apriyanti saat melakukan pengecekan langsung di UPR. (Foto: Dok.Dinas Perikanan Samarinda)

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

Sumur Bor Bantu UPR di Samarinda Jaga Produksi Benih Ikan saat Kemarau

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
2 menit baca4 kali dibaca
Kepala Bidang Perikanan Budidaya Dinas Perikanan Kota Samarinda, Henny Apriyanti saat melakukan pengecekan langsung di UPR. (Foto: Dok.Dinas Perikanan Samarinda)
Kepala Bidang Perikanan Budidaya Dinas Perikanan Kota Samarinda, Henny Apriyanti saat melakukan pengecekan langsung di UPR. (Foto: Dok.Dinas Perikanan Samarinda)

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

Sumur Bor Bantu UPR di Samarinda Jaga Produksi Benih Ikan saat Kemarau

4
Kepala Bidang Perikanan Budidaya Dinas Perikanan Kota Samarinda, Henny Apriyanti saat melakukan pengecekan langsung di UPR. (Foto: Dok.Dinas Perikanan Samarinda)
Kepala Bidang Perikanan Budidaya Dinas Perikanan Kota Samarinda, Henny Apriyanti saat melakukan pengecekan langsung di UPR. (Foto: Dok.Dinas Perikanan Samarinda)

Reporter: Zulkifli | Editor: Bambang Irawan 

SAMARINDA - Ketersediaan air menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga keberlangsungan usaha pembenihan ikan di Kota Samarinda. Untuk mengantisipasi itu, Dinas Perikanan Kota Samarinda sebelumnya telah menyalurkan bantuan 10 unit sumur bor kepada sejumlah Unit Pembenihan Rakyat (UPR).

Kepala Bidang Perikanan Budidaya Dinas Perikanan Kota Samarinda, Henny Apriyanti, mengatakan fasilitas tersebut disalurkan secara bertahap dalam rentang 2022 hingga 2025. Bantuan itu diprioritaskan bagi UPR yang membutuhkan sumber air alternatif untuk menunjang aktivitas pembenihan.

Ia menilai, keberadaan sumur bor sangat membantu pengelola UPR, terutama ketika memasuki musim kemarau dan sumber air dari lingkungan sekitar mulai berkurang.

“Waktu terjadi El Nino, pembudidaya sempat kebingungan mencari sumber air. Dengan adanya sumur bor itu, mereka sangat terbantu, terutama unit-unit pembenihan rakyat,” beber Henny.

Henny menjelaskan, bantuan tersebut tersebar di beberapa wilayah, di antaranya Kecamatan Samarinda Utara dan Sambutan. Fasilitas itu menjadi salah satu alternatif pasokan air agar kegiatan pembenihan tetap berjalan ketika debit air dari sumber alami mengalami penurunan.

Disebutkan Henny, pihaknya tetap melakukan pemantauan untuk mengetahui manfaat bantuan yang telah diberikan. 

"Saat turun ke lapangan, petugas turut menanyakan langsung kepada penerima mengenai pemanfaatan fasilitas tersebut," ujarnya.

Apalagi, tanggapan dari para penerima bantuan cukup positif karena sumur bor dapat membantu memenuhi kebutuhan air dalam kegiatan pembenihan.

Selain penyediaan sarana, Dinas Perikanan juga melakukan pendampingan kepada pembudidaya terkait pengelolaan kualitas air. Langkah tersebut dinilai penting karena perubahan kondisi perairan dapat memengaruhi keberhasilan pemeliharaan ikan.

Bahkan, ketika muncul informasi mengenai kemungkinan intrusi air laut, petugas turun langsung untuk memeriksa kondisi perairan di lokasi budidaya.

“Kami tetap melakukan pembinaan ke lapangan. Kalau ada informasi intrusi air laut, kami datang langsung mengecek. Pembudidaya juga kami berikan imbauan mengenai tindakan yang perlu dilakukan ketika kondisi air berubah,” jelasnya.

Henny menambahkan, usulan bantuan sarana dan prasarana bagi pembudidaya tetap dimasukkan dalam perencanaan dinas. Namun, pelaksanaannya menyesuaikan kemampuan keuangan daerah, terutama di tengah kebijakan efisiensi anggaran.

"Tapi kami tetap melakukan pendampingan dan pembinaan kepada kelompok pembudidaya untuk membantu mereka menghadapi kendala dalam menjalankan usaha perikanan," tandasnya.