Banner ADV

Dinkes Kukar Siapkan Menu dan Juknis MBG untuk Balita dan Lansia

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
2 menit baca3 kali dibaca
Kepala Dinkes Kukar, Ismi Muffidah. (Foto: Aswin/Pusaranmedia.com)
Kepala Dinkes Kukar, Ismi Muffidah. (Foto: Aswin/Pusaranmedia.com)

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

Banner ADV

Dinkes Kukar Siapkan Menu dan Juknis MBG untuk Balita dan Lansia

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
2 menit baca3 kali dibaca
Kepala Dinkes Kukar, Ismi Muffidah. (Foto: Aswin/Pusaranmedia.com)
Kepala Dinkes Kukar, Ismi Muffidah. (Foto: Aswin/Pusaranmedia.com)

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

Banner ADV

Dinkes Kukar Siapkan Menu dan Juknis MBG untuk Balita dan Lansia

3
Kepala Dinkes Kukar, Ismi Muffidah. (Foto: Aswin/Pusaranmedia.com)
Kepala Dinkes Kukar, Ismi Muffidah. (Foto: Aswin/Pusaranmedia.com)

Reporter: Aswin | Editor: Bambang Irawan

TENGGARONG - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kutai Kartanegara (Kukar) mulai mematangkan persiapan pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi balita dan lanjut usia (lansia).

Persiapan tersebut mencakup penyusunan petunjuk teknis (juknis) hingga penentuan menu makanan sesuai kebutuhan gizi masing-masing kelompok sasaran.

Kepala Dinkes Kukar, Ismi Muffidah, mengatakan penyusunan menu menjadi salah satu perhatian utama agar makanan yang diberikan benar-benar sesuai dengan kebutuhan kesehatan penerima manfaat.

Untuk balita, menu akan disesuaikan berdasarkan kelompok usia dan kebutuhan gizinya. Sementara bagi lansia, komposisi makanan dirancang dengan mempertimbangkan kondisi kesehatan serta kebutuhan nutrisi pada usia lanjut.

Selain menyiapkan menu, Dinkes juga menyusun juknis yang mengatur tata cara pemberian makanan, jenis menu, hingga ketentuan pelaksanaan program di lapangan.

“Jadi kami menyiapkan petunjuk teknis, termasuk menu makanan untuk balita dan lansia. Kebutuhan gizinya tentu berbeda, sehingga pemberiannya juga harus disesuaikan,” ujarnya. Jumat (6/10/2026)

Ismi menjelaskan, penentuan harga makanan nantinya menjadi bagian dari kewenangan pihak terkait dalam pelaksanaan program. Sementara Dinkes berfokus pada aspek kesehatan dan pemenuhan standar gizi makanan yang diberikan kepada masyarakat.

Program MBG untuk balita dan lansia ini merupakan bagian dari kolaborasi lintas organisasi perangkat daerah (OPD) dalam mendukung program Kukar Idaman Terbaik. Pelaksanaannya tidak hanya melibatkan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD), tetapi juga membutuhkan dukungan sejumlah OPD sesuai tugas dan fungsi masing-masing.

Dalam mekanisme penyalurannya, posyandu direncanakan menjadi titik pelayanan sekaligus distribusi makanan kepada penerima manfaat. Skema ini memanfaatkan keberadaan posyandu terintegrasi yang selama ini melayani berbagai kelompok usia, mulai dari bayi, balita hingga lansia.

Adapun frekuensi pemberian makanan akan dibedakan berdasarkan kelompok sasaran. Untuk balita, MBG direncanakan diberikan satu kali dalam sebulan. Sedangkan bagi lansia, makanan akan disalurkan setiap hari dengan menyesuaikan jadwal pelayanan kesehatan.

Melalui program ini, Pemkab Kukar diharapkan dapat memperluas upaya pemenuhan gizi masyarakat, sekaligus mengoptimalkan peran posyandu sebagai pusat pelayanan kesehatan berbasis masyarakat bagi seluruh kelompok usia. (Adv)