Banner ADV

Hindari Bantuan Ganda, Disdikbud Kukar Verifikasi Calon Penerima Beasiswa

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
2 menit baca5 kali dibaca
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kukar, Heriansyah. (Foto: Aswin/Pusaranmedia.com)
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kukar, Heriansyah. (Foto: Aswin/Pusaranmedia.com)

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

Banner ADV

Hindari Bantuan Ganda, Disdikbud Kukar Verifikasi Calon Penerima Beasiswa

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
2 menit baca5 kali dibaca
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kukar, Heriansyah. (Foto: Aswin/Pusaranmedia.com)
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kukar, Heriansyah. (Foto: Aswin/Pusaranmedia.com)

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

Banner ADV

Hindari Bantuan Ganda, Disdikbud Kukar Verifikasi Calon Penerima Beasiswa

5
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kukar, Heriansyah. (Foto: Aswin/Pusaranmedia.com)
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kukar, Heriansyah. (Foto: Aswin/Pusaranmedia.com)

Reporter: Aswin | Editor: Bambang Irawan

TENGGARONG - Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) kembali mengalokasikan anggaran Program Beasiswa Kukar Idaman Terbaik pada 2027, setelah pelaksanaannya sempat terdampak kebijakan efisiensi anggaran. Penyaluran beasiswa nantinya akan mengacu pada hasil seleksi dan verifikasi data calon penerima agar tidak terjadi bantuan ganda.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kukar, Heriansyah, mengatakan program beasiswa tersebut menjadi salah satu bentuk dukungan pemerintah daerah terhadap pendidikan masyarakat, mulai dari jenjang sekolah dasar hingga perguruan tinggi.

Untuk jenjang pendidikan dasar dan menengah yang menjadi kewenangan Disdikbud, pemerintah daerah juga telah menanggung sejumlah kebutuhan pendidikan siswa. Di antaranya pembebasan biaya SPP bagi sekolah negeri serta bantuan seragam gratis bagi peserta didik baru.

Menurut Heriansyah, pengalokasian kembali anggaran beasiswa pada 2027 menjadi bagian dari keberlanjutan program pendidikan yang sebelumnya harus menyesuaikan kondisi fiskal daerah.

Terkait kemungkinan penambahan kuota penerima, ia menyebut pemerintah masih mengacu pada hasil seleksi dan verifikasi terhadap data calon penerima. Pendataan dilakukan dengan mempertimbangkan bantuan pendidikan lain yang sudah diterima siswa.

“Kita berdasarkan hasil daripada seleksi. Jadi data yang ada, SD itu semuanya kita masukkan, tapi tidak boleh terjadi tumpang tindih. Misalnya ada Gratispol, ada PIP, itu kita verifikasi, sebenarnya akan kita berikan beasiswa,” jelas Heriansyah.

Ia menegaskan, calon penerima yang telah memperoleh bantuan melalui Program Indonesia Pintar (PIP), Kartu Indonesia Pintar (KIP), maupun Gratispol dari pemerintah provinsi tidak akan kembali menerima bantuan beasiswa dari program Kukar Idaman Terbaik untuk menghindari penerimaan bantuan ganda.

Proses pemilahan tersebut dilakukan dengan memanfaatkan Data Pokok Pendidikan (Dapodik) sebagai basis informasi untuk memeriksa status penerimaan bantuan masing-masing siswa.

“Kita ada namanya data Dapodik, kita satu data di situ untuk memilah. Oh, ini sudah dapat beasiswa PIP atau Gratispol dari provinsi, nah itu kita verifikasi,” ujarnya.

Selain beasiswa, program bantuan seragam sekolah gratis juga tetap berjalan. Bantuan tersebut menyasar peserta didik baru pada jenjang PAUD, SD, dan SMP.

Heriansyah menjelaskan, penyaluran seragam dilakukan melalui koperasi yang ada di masing-masing sekolah. Berbeda dengan bantuan beasiswa yang melalui proses seleksi dan verifikasi, program seragam gratis diberikan kepada seluruh siswa baru tanpa membedakan kondisi ekonomi maupun desil kesejahteraan keluarga.

Menurutnya, seluruh peserta didik baru memiliki hak yang sama untuk mendapatkan bantuan seragam. Karena itu, pemerintah tidak menerapkan pembatasan berdasarkan kategori ekonomi penerima.

“Enggak, semua siswa. Jadi mau itu siswa kaya ataupun miskin, semuanya dapat. Karena susah kita membedakan, karena itu kan haknya. Hak mereka untuk dapat seragam,” tegasnya.

Ia memastikan program seragam gratis akan terus dilanjutkan setiap tahun dengan sasaran peserta didik baru. Dengan demikian, bantuan tersebut diharapkan dapat membantu meringankan kebutuhan orang tua saat anak memasuki jenjang pendidikan baru. (Adv)