Tuntaskan Area Blank Spot, Pemkab Paser Gandeng PT Telkom Indonesia

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
2 menit baca
Pemkab Paser jalin kerjasama dengan Telkom Indonesia mengenai Smart City dan Satu Data (foto: Istimewa)
Pemkab Paser jalin kerjasama dengan Telkom Indonesia mengenai Smart City dan Satu Data (foto: Istimewa)

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

Tuntaskan Area Blank Spot, Pemkab Paser Gandeng PT Telkom Indonesia

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
2 menit baca
Pemkab Paser jalin kerjasama dengan Telkom Indonesia mengenai Smart City dan Satu Data (foto: Istimewa)
Pemkab Paser jalin kerjasama dengan Telkom Indonesia mengenai Smart City dan Satu Data (foto: Istimewa)

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

Tuntaskan Area Blank Spot, Pemkab Paser Gandeng PT Telkom Indonesia

Pemkab Paser jalin kerjasama dengan Telkom Indonesia mengenai Smart City dan Satu Data (foto: Istimewa)

Reporter: Anas Abdul Kadir | Editor: Supiansyah

BALIKPAPAN - Guna mengentaskan area blank spot atau tidak ada signal di beberapa wilayah demi terwujudnya smart city, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Paser menjalin kerjasama dengan PT Telkom Indonesia.

Pertemuan kedua belah pihak merupakan tindaklanjut kesepakatan yang terbangun  pada Maret 2021 lalu mengenai pengembangan dan implementasi smart city berbasis teknologi di Paser.

Penandatanganan addendum kerjasama itu dilakukan Bupati Paser, Fahmi Fadli dan Deputy EVP Eksekutif Vice President Kalimantan, Rachmad Dwi Hartanto di Balikpapan, Jumat (3/12/2021) kemarin.

Dikatakan Fahmi, kehadiran internet di era digitalisasi ini sangat dibutuhkan untuk setiap aktivitas, apalagi di masa pandemi Covid-19 saat ini.

"Kami menyambut baik addendum kesepakatan ini dan dipandang perlu dilakukan karena adanya penambahan ruang lingkup dari kesepakatan sebelumnya, yakni implementasi satu data sesuai Peraturan Presiden Nomor 39 Tahun 2019 tentang Satu Data Indonesia," kata Bupati Paser itu.

Selanjutnya, Fahmi mengungkapkan, Bimtek penyusunan Master Plan Smart City telah selesai, mulai ahap I sampai tahap IV. Sedangkan  penerapan satu data, Pemkab telah menyiapkan infrastruktur seperti Command Center atau pusat kendali berbasis teknologi informasi.

Hanya saja, keberadaannya  belum memadai sehingga dilakukan penguatan dengan  menjalin kerja sama dengan PT Telekom Indonesia.

"Apa yang sudah dilakukan diharapkan dapat mempercepat terwujudnya implementasi Smart City dan satu data di Paser," ucap Fahmi.

Diakuinya, kerjasama kedua belah pihak sudah lama terbangun. Terutama dalam mengatasi desa-desa blank spot. "Sebagian besar Base Transceiver Station (BTS) atau tower yang tersebar di Paser merupakan milik Telkomsel sebagai anak perusahaan dari PT Telkom Indonesia," ungkap Fahmi.

Fahmi mrngaku pada 2022 mrndatang, pihaknya akan membangun lima  menara besar dan satu menara kecil untuk mengatasi area blank spot. 

Disebutkan area yang akan dibangun tersebar di beberapa desa diantaranya Belimbing, Muara Payang, Keladen, Muara Toyu, Muara Andeh, dan Pengguren Jaya.

Bupati mengharapkan menara  yang bakal di bangun tersebut dapat diisi oleh Telkom. Sehingga dapat berfungsi dan  masyarakat yang ada di desa tersebut dan sekitarnya dapat menikmati kehadiran jaringan telkomunikasi.

"Tentu saja digunakan untuk pendidikan, kesehatan, pelayanan perkantoran, hiburan, informasi dan sebagainya," ungkap Fahmi.