Reporter: Anas Abdul Kadir | Editor: Bambang Irawan
TANA PASER - Ketua DPRD Kabupaten Paser, Hendra Wahyudi menggelar reses di empat desa, Kecamatan Long Ikis selama dua hari sejak 6 - 7 Juni 2022.
Hari pertama, Politikus Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu mengunjungi Desa Tajer Mulya dan Desa Kerta Bhakti, di hari kedua bertemu dengan masyarakat di Desa Samuntai dan Desa Tajur.
Pada reses di empat desa itu, selain menerima usulan dari warga, Hendra juga menyampaikan progam Pemkab Paser di bawah kepemimpinan Bupati Paser Fahmi Fadli dan Wakil Bupati Syarifah Masitah Assegaf.
Dia mengatakan kepala daerah kini tengah berfokus pada pembangunan jalan dan jembatan sesuai program prioritas yang tertuang dalam visi misi Paser MAS.
Kata dia, dari rencana pinjaman daerah senilai Rp600 miliar melalui Bankaltimtara untuk pembenahan insfrastruktur jalan, dirinya mendapatkan informasi jika telah disetujui sebesar Rp420 miliar dari nilai pinjaman yang ada. Dengan begitu, persoalan selama ini terus dikeluhkan dapat teratasi.
“Kita sesuaikan juga dengan program prioritas Bupati. Informasinya disepakati Rp420 miliar. Kalau ini terealisasi, masalah lain akan terurai dengan sendirinya. Ini juga pasti berdampak pada lebih cepatnya penanganan keluhan,” terang dia.
Dijelaskan dia, selama melangsungkan reses masa sidang ketiga tahun 2022 ini, usulan yang disampaikan oleh warga masih berkutat pada infrastruktur serta peningkatan kualitas fasilitas pelayanan publik. Seperti pembenahan gedung serba guna, puskesmas dan tempat ibadah.
“Selain pembenahan infrastruktur, kebutuhan dasar seperti air bersih, listrik juga masih kami terima keluhannya. Ini kami tampung untuk disampaikan ke Pemerintah melalui pokir (pokok-pokok pikiran),” kata Hendra, Rabu (8/6/2022).
Lanjut Anggota DPRD Dapil Long Ikis-Long Kali itu, apabila usulan tidak memerlukan anggaran yang terlalu besar, maka ia akan mengupayakan dapat terealisasi melalui APBD Perubahan 2022. Akan tetapi, jika tidak terakomodir, maka akan diusulkan kembali pada anggaran selanjutnya.
“Yang kira-kira usulannya tidak terlalu besar, kami upayakan segera. Kalau bisa di anggaran perubahan ini. Karena memang dibutuhkan, semoga terakomodir,” urai dia.


