Logo
Pusaran Dewan Pers
Iklan

Ribuan Warga Muslim di Balikpapan Gelar Pawai Obor, Rayakan Tahun Baru Islam 1444 H

Salah Satu Peserta Rombongan Kegiatan Pawai Obor Sedang Berjalan Melintasi Jl Jenderal Sudirman Klandasan. (Foto:Adhi/Pusaranmedia.com)

BERITA TERKAIT

    Kalimantan Timur

    Ribuan Warga Muslim di Balikpapan Gelar Pawai Obor, Rayakan Tahun Baru Islam 1444 H

    PusaranMedia.com

    Salah Satu Peserta Rombongan Kegiatan Pawai Obor Sedang Berjalan Melintasi Jl Jenderal Sudirman Klandasan. (Foto:Adhi/Pusaranmedia.com)

    Ribuan Warga Muslim di Balikpapan Gelar Pawai Obor, Rayakan Tahun Baru Islam 1444 H

    Salah Satu Peserta Rombongan Kegiatan Pawai Obor Sedang Berjalan Melintasi Jl Jenderal Sudirman Klandasan. (Foto:Adhi/Pusaranmedia.com)

    Reporter: Adhi  |  Editor: Buniyamin

    BALIKPAPAN - Ribuan umat muslim di Kota Balikpapan yang tergabung dari berbagai elemen melakukan pawai obor untuk menyambut malam pergantian tahun baru islam, 1 Muharram 1444 H. 

    Pawai obor itu dimulai dari Masjid At Taqwa, Jalan Jenderal Sudirman, Klandasan Ulu, rombongan mengular menuju arah Polresta Balikpapan, memutar kearah Kantor Pos lalu kembali lagi ke Masjid At Taqwa dengan menggenggam obor setiap peserta pawai obor. 

    Ketua Gerakan Pemuda (GP) Ansor Balikpapan, Husin Kadri mengatakan pawai obor digelar untuk menyambut tahun baru islam, 1 Muharram 1444 H dan sekaligus menyongsong HUT kemerdekaan RI yang ke-77 tahun. 

    Husin berharap tahun baru ini dapat dirayakan oleh umat islam, jangan sampai yang diketahui masyarakat Indonesia pada umumnya hanyalah menyambut tahun baru masehi saja. 

    "Tema Pawai Obor ini untuk memperkokoh kesatuan dan persatuan dalam kebhinekaan, bekerjasama dengan Pemkot Balikpapan, Ikatan Masjid As Siddiq dan ikatan Mushola Al Ayyub. Rangkaiannya menyambut tahun baru islam 1 Muharram 1444 H dan menyambut HUT kemerdekaan RI yang ke 77 tahun," kata Husin Kadri di tengah-tengah Pawai Obor berlangsung, Jumat (29/7/2022) malam. 

    Ia mengungkapkan, seluruh elemen masyarakat muslim hadir meramaikan kegiatan Pawai Obor ini. Mulai dari tingkat TK/TPA dan tingkat umum, badan otonom (banom) Nahdlatul Ulama, serta warga non muslim juga turut serta kegiatan itu. 

    "Karena Kota Balikpapan adalah kota heterogen, bermacam-macam suku, agama dan kita tunjukan bahwa Kota Balikpapan juga aman. Kita juga melibatkan saudara-saudara kita non muslim, tetapi tidak masuk dalam penilaian," ujarnya. 

    Ia menambahkan, seluruh peserta Pawai Obor akan dinilai oleh panitia pelaksana untuk mendapatkan hadiah diakhir kegiatan Pawai Obor itu. 

    "Ada pembagian hadiah untuk kelompok terbaik satu, dua, tiga, harapan satu dan busana terbaik. Dibagi dalam dua kategori anak anak dan umum. Semoga pelaksanaan ini menjadi rutinitas tahunan. Jangan sampai yang kita tahu hanya tahun baru masehi saja. Tahun baru umat islam diramaikan juga," tandas Husin Kadri.