Reporter: Ainur Rofiah| Editor: Buniyamin
SANGATTA - Sayembara desain logo Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kudungga yang dilakukan sejak 18 Juli sampai 5 Agustus 2022 lalu akhirnya diumumkan.
Saleh, warga asal Kutai Timur (Kutim) berhasil keluar sebagai pemenang sayembara desain logo rumah sakit plat merah tersebut. Ia mengalahkan puluhan peserta lainnya dari berbagai provinsi di Indonesia.
Direktur RSUD Kudungga, dr Yuwana Sri Kurniawati mengaku ada 91 peserta yang mengambil berkas pendaftaran. Dari jumlah tersebut, hanya 68 peserta dinyatakan lolos.
“Dari 68 itu kita ambil enam finalis terbaik. Penilaian itu dilakukan juri profesional untuk dicari pemenang sayembara, nantinya logo yang menang akan dipatenkan,” ucapnya.
Menurut Yuwana, semenjak rumah sakit milik Pemkab Kutim itu berdiri hingga sekarang tidak memiliki logo permanen. “Sebulan kemarin manajemen menggelar sayembara untuk semua kalangan dalam pembuatan logo. Alhamdulilah antusias peserta sangat luar biasa,” ujarnya.
Peserta desain logo RSUD Kudungga bukan hanya dari Kutim saja, ada beberapa peserta dari kabupaten/kota, baik di Kalimantan Timur (Kaltim) maupun dari Jawa, Sumatera, Sulawesi dan lainnya.
“Alhamdulilah justru pemenangnya dari putra daerah Sangatta, Bapak Saleh. Kemungkinan karena dia menjiwai logo yang dibuat,” terangnya.
Berikut makna dalam logo RSUD Kudungga:
- Simbol Palang : Menunjukan komitmen, etika, balance, netral, tulus tidak membedakan ras, agama maupun status sosial dalam memberikan pelayanan untuk seluruh pasien
- Burung Enggang : Salah satu ikon yang paling melekat dengan Kutum. Dengan analogi burung enggang merupakan burung menawan khas Kalimantan. Burung ini dapat terbang tinggi yang memperlihatkan keindahannya, sama seperti RSUD Kudungga yang memiliki semangat optimisme untuk dikenal sebagai rumah sakit yang memberikan pelayanan maksimal secara profesional dan integritas yang tinggi.
- Alinyemen Jalan : Diharapkan RSUD Kudungga menjadi prasarana yang lancar dalam layanan kesehatan dan menjadi jalan untuk peningkatan program-program kesehatan.
- Warna Hijau Muda : Melambangkan pertumbuhan, harmoni, kesegaran dan kesuburan. RSUD Kudungga mempresentasikan warga hijau dengan makna “healing”, diyakini melambangkan penyembuhan dan dorongan rasa empati serta menjadi peredam stress. Sebagai sarana pelayanan masyarakat di bidang kesehatan, warna ini sangat mewakili.
- Pirus (Turquoise) : Gabungan warga biru dan hijau dengan sedikit sentuhan kuning. Warna pirus memancarkan kedamaian, ketenangan dan keteduhan yang merupakan pengaruh dari warna biru, memberi keseimbangan dan pertumbuhan melalui warna hijau, dan penuh energi yang berasal dari warna kuning. Warna pirus memiliki kemampuan untuk meningkatkan empati dan perawatan. Ini meningkatkan kemampuan intuisi kita dan membuka pintu pertumbuhan rohani dan jiwa kita.
- Warna Hitam : Melambangkan keagungan (elegance), kemakmuran (wealth) dan kecanggihan (sopiscated). Menunjukan hal yang tegas, elegan dan eksklusif.

