Logo
Pusaran Dewan Pers
Iklan

Dishub PPU Kembali Mengajukan Anggaran Pra Studi Kelayakan untuk Terminal Tipe C di APBD 2023

Kabid Sapras Dishub PPU Rusli. (Foto: Adi Kade/Pusaranmedia.com)

BERITA TERKAIT

    Kalimantan Timur

    Dishub PPU Kembali Mengajukan Anggaran Pra Studi Kelayakan untuk Terminal Tipe C di APBD 2023

    PusaranMedia.com

    Kabid Sapras Dishub PPU Rusli. (Foto: Adi Kade/Pusaranmedia.com)

    Dishub PPU Kembali Mengajukan Anggaran Pra Studi Kelayakan untuk Terminal Tipe C di APBD 2023

    Kabid Sapras Dishub PPU Rusli. (Foto: Adi Kade/Pusaranmedia.com)

    Reporter: Adi Kade | Editor: Bambang Irawan 

    PENAJAM- Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) akan mengajukan kembali anggaran Rp300 juta di APBD 2023 untuk Pra Feasibility Study (FS) pembangunan terminal tipe C. Di APBD 2022 anggaran Pra FS pembangunan terminal tipe C tidak terakomodir.

    “Anggaran Pra FS tidak masuk tahun ini. Jadi, kami akan mengusulkan lagi di APBD 2023,” kata Kabid Sarana dan Prasarana (Sapras) Dishub PPU Rusli, Selasa (23/8/2022).

    Anggaran Pra FS atau studi kelayakan pembangunan terminal tipe C tidak diakomodir tahun ini lantaran PPU sedang mengalami defisit ratusan miliar rupiah.

    “Anggarannya tidak ada tahun ini, karena keuangan daerah tidak memungkinkan. Bahkan beberapa perbaikan sarana dan prasarana yang ditangani oleh Dishub di tahun 2021 belum terbayarkan sampai saat ini,” ujarnya.

    Rusli mengungkapkan, terminal tipe C rencana dibangun di belakang Pasar Induk Penajam, Kelurahan Nenang, Kecamatan Penajam, PPU. 

    “Di belakang pasar itu ada lahan milik pemerintah yang cukup luas. Lahan itu memang disiapkan untuk pembangunan terminal tipe C,” bebernya.

    Terminal tipe C tersebut nantinya terkoneksi dengan Pasar Induk Penajam. Hal tersebut akan memudahkan warga yang ke pasar untuk mendapatkan transportasi umum.

    “Terminal akan dibangun dekat pasar supaya pengunjung pasar lebih ramai,” terangnya. Rusli menyatakan, terminal tipe C yang akan dibangun tersebut juga terkoneksi dengan Jalan Masjid Al Ula di Kelurahan Nenang hingga ke Kelurahan Gunung Seteleng.

    “Jalan Masjid Al Ula cukup lebar dan sudah disemenisasi. Jadi nanti angkutan umum lewat jalan itu menuju terminal,” terangnya.

    Rusli berharap, anggaran Rp300 juta untuk Pra FS pembangunan terminal tipe C mendapat skala prioritas di tahun anggaran 2023. 

    “Kami berharap tahun depan diakomodir anggaran Pra FS, supaya di tahun berikutnya bisa masuk ke tahap pembangunan fisik terminal,” harapnya.

    Diketahui, studi kelayakan pembangunan terminal tipe C sempat diajukan lelang di Unit Layanan Pengadaan (ULP) Pemkab PPU pada September  2021.

    Namun, enam peserta lelang yang mengajukan penawaran pada saat itu,  hanya ada dua peserta yang memenuhi syarat. Sementara dalam aturan, minimal tiga peserta lelang. Imbasnya, proses lelang dibatalkan. Proses lelang pun tidak memungkinkan untuk diperpanjang mengingat waktu yang tersisa tinggal dua bulan lebih telah memasuki pergantian tahun.