Logo
Pusaran Dewan Pers
Iklan

Wisata Mangrove Lati Tuo Wakili Paser pada Penilaian Panji-panji Pembangunan Pariwisata Kaltim 

Tim sedang melakukan peninjauan lapangan Wisata Mangrove Lati Tuo (foto: Anas/pusaranmedia.com)

BERITA TERKAIT

    Kalimantan Timur

    Wisata Mangrove Lati Tuo Wakili Paser pada Penilaian Panji-panji Pembangunan Pariwisata Kaltim 

    PusaranMedia.com

    Tim sedang melakukan peninjauan lapangan Wisata Mangrove Lati Tuo (foto: Anas/pusaranmedia.com)

    Wisata Mangrove Lati Tuo Wakili Paser pada Penilaian Panji-panji Pembangunan Pariwisata Kaltim 

    Tim sedang melakukan peninjauan lapangan Wisata Mangrove Lati Tuo (foto: Anas/pusaranmedia.com)

    Reporter: Anas Abdul Kadir | Editor: Bambang Irawan 

    TANA PASER - Objek wisata Mangrove Lati Tuo, Desa Klempang Sari, Kecamatan Kuaro mewakili Kabupaten Paser dalam penilaian panji-panji pembangunan pariwisata Kalimantan Timur 2022.

    Tim independen yang dibentuk Dinas Pariwisata Provinsi Kaltim pun melakukan pemeriksaan borang dan peninjauan lapangan untuk melakukan verifikasi dan penilaian atas objek wisata tersebut.

    Ketua Tim Penilai Abdul Rachim mengatakan kehadirannya ditunjuk langsung oleh Pemprov Kaltim untuk  melakukan scetific dan membandingkan 10 kabupaten/kota khususnya pada bidang pariwisata.

    "Kami membuat dua kuisioner. Ada yang mengisi sendiri dan memberikan penilaian sendiri (self assessment) di dalamnya tedapat 12 komponen pembahasan dan 42 item penilaian," sebutnya.

    Dia mencontohkan terdapat penilaian kebijakan daerah tentang komitmen kepala daerah, dalam pengembangan destinasi.

    "Komitmen kepala daerah bukan hanya melalui APBD namun juga dari pihak lain, seperti mengingatkan pengusaha tentang dukungan pariwisata, sekalipun hanya melalui surat," lanjut dia.

    Saat dilakukan peninjauan lapangan, dikatakannya yang dilihat seperti kebaharuan wisata dan memiliki daya tarik atau tidak. Jika tidak memenuhi syarat maka nilainya dikurangi. "Penilaian ini relatif subjektif tapi ada standar penilaian," sebutnya. 

    Disebutkannya sudah ada tiga  kabupaten yang dinilai yakni Berau, PPU dan Paser. Ia mengaku dari tujuh kabupaten terdapat lima yang bersaing dan dari tiga kota yang ada di Kaltim terdapat dua yang bersaing ketat.

    Kepala Disporapar Paser Muksin menjelaskan persiapkan dokumen yang dibutuhkan sesuai indikator yang tentukan telah disiapkan. Seperti dokumen  pembinaan dengan melampirkan Pokdarwis dan berbagai  foto kegiatan.

    Lanjut dia, dokumen lain yang sangat diperlukan ialah rencana induk pariwisata daerah. Sementara di Kabupaten Paser dikatakan dia masih proses Raperda, jika belum jadi Perda maka nilainya berkurang. "Kita belum punya Perda ini," ucap dia.

    Sebelumnya juga Disporapar Paser telah mendapatkan panji-panji pariwisata posisi ketiga tingkat Kaltim. Ia mengaku kekurangan Kabupaten Paser ialah Raperda, dan kontribusi PAD masih rendah.

    Dirinya optimis Destinasi Wisata Mangrove Lati Tuo di Klempang Sari layak dapat bersaing dalam penilaian panji-panji pariwisata pada tingkat provinsi ini.