Logo
Pusaran Dewan Pers
Iklan

Formalin Perkenalkan Kue Tradisional Lintas Suku di Acara CFD Nunukan

Jajanan kue tradisional yang disajikan sejumlah etnis di Nunukan. (Foto: Diansyah/pusaranmedia.com)

BERITA TERKAIT

    Kalimantan Utara

    Formalin Perkenalkan Kue Tradisional Lintas Suku di Acara CFD Nunukan

    PusaranMedia.com

    Jajanan kue tradisional yang disajikan sejumlah etnis di Nunukan. (Foto: Diansyah/pusaranmedia.com)

    Formalin Perkenalkan Kue Tradisional Lintas Suku di Acara CFD Nunukan

    Jajanan kue tradisional yang disajikan sejumlah etnis di Nunukan. (Foto: Diansyah/pusaranmedia.com)

    Reporter: Diansyah | Editor: Bambang Irawan

    NUNUKAN - Mencoba untuk memperkenalkan kue-kue tradisional kepada masyaraka, inilah yang ingin ditunjukkan Forum Masyarakat Lintas Etnis (Formalin) Nunukan pada kegiatan Car Free Day (CFD) Alun - Alun Nunukan, Minggu (11/9/2022).

    Sejumlah sajian kue tradisonal berjejer rapi di pelataran trotoar yang disajikan untuk masyarakat Nunukan secara gratis. Kue khas mulai dari Sulawesi Selatan, Jawa, Nusa Tenggara Timur, Sulawesi Barat, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Tengah, Sumatera Utara, Tidung dan Dayak Lunyadeh di Kalrara.

    Ketua Panitia Pameran Kue Tradsional, Ambrosius Lawe Tukan kepada pusaranmedia.com menyampaikan, kegiatan ini merupakan langkah silaturahmi antar etnis di Kabupaten Nunukan sekaligus merayakan dua tahun terbentuknya Formalin di Nunukan.

    "Kita patut bersyukur karena dengan keanekaragaman etnis dan suku di Nunukan kita bisa bersatu dan menjaga keharmonisan di tempat perantauan," ujar Ambrosius.

    Dikatakan Ambrosius, Formalin sendiri lahir dan terbentuk sebagai wadah komunikasi dan silaturahmi antar seluruh etnis yang mendiami Pulau Nunukan, dalam keanggotaanya seluruh ketua-ketua kerukunan tergabung dalam forum tersebut. Tujuannya, lanjut Ambrosius, yakni memfasilitasi dan menegahi ketika terjadi persoalan-persoalan yang tidak diharapkan dikemudian hari.

    "Jadi tujuan kita sederhana, setiap suku dan etnis tentu punya caranya masing-masing dalam menyelesaikan persoalan. Nah, kita harapkan dengan adanya Formalin semua dapat dikomunikasikan. Selain itu, kita juga dapat ikut serta mensukseskan pembangunan yang dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Nunukan," bebernya.

    Kepala Dinas Perdagangan, Perindustrian Koperasi UMKM Kalimantan Utara, Hj Hasrianti menyampaikan, terselenggaranya kegiatan pameran kue tradisional ini tentu patut diapresiasi. Kemudian secara khusus, ujar Hasrianti, Gubernur Kaltara menganggap apa yang dilakukan oleh Formalin merupakan wujud pelestarian kue-kue tradisional yang dapat dikenali generasi muda saat ini.

    "Tentu banyak generasi milenial sekarng yang kurang tahu yah apa saja kue-kue tradisional kita. Jadi ini momentum yang bagus yah, jadi selain melestarikan juga sebagai ajang edukasi kepada masyarakat," singkatnya.

    Selain menjajakan kue tradisional, para lintas etnis juga menampilkan tarian khusus dari masing-masing suku yang tergabung dalam Fornalin tersebut.