Reporter: Achmad Fadillah | Editor: Buniyamin
BALIKPAPAN - Kapolsek Balikpapan Barat, Kompol Djoko Purwanto mengaku sudah melakukan mediasi terhadap aksi tak terpuji yang dilakukan anak tingkat sekolah menengah (SMP) yang melakukan tawuran dan berpotensi menimbulkan korban jiwa karena membawa sajam.
Kompol Djoko Purwanto mengatakan pihaknya sudah memberikan peringatan dan mediasi kepada wali dan murid, melalui Bhabinkamtibmas, perangkat kelurahan untuk mensosialisasikan bahwa tidak ada gunanya tawuran.
"Kalau memang ada sesuatu yang memang tidak bisa maka diselesaikan secara personal, mungkin dilaporkan ke polisi saja, jangan menimbulkan pidana yang baru," kata Djoko Purwanto kepada awak media.
Kepada semua pihak, Djoko mengaku sudah berkomitmen akan menindaktegas pelaku tawuran apabila terjadi kembali.
"Kita sudah arahkan dengan para guru, orang tua, ketua RT mereka masing-masing dan lurah, apabila melakukan tindakan serupa kami akan lakukan proses hukum sesuai prosedur peraturan UU yang berlaku," tegasnya.
Djoko menyampaikan akan meningkatkan peran Bhabinkamtibmas dan patroli penjagaan di Balikpapan Barat, baik itu ke sekolah hingga kampung yang rawan perkelahian antar warga maupun pelajar.
"Kami pun membuka lebar-lebar pintu pengaduan dari masyarakat selama 24 jam yang apabila ada masyarakat dalam kehidupan sehari-hari tidak menyenangkan atau pun melakukan tindak pidana, silahkan lapor saja," imbuhnya.

