Reporter: Anas Abdul Kadir | Editor: Bambang Irawan
TANA PASER - SKK Migas melalui Pasir Petroleum Resources Limited (PPRL) segera melakukan pengeboran sumur baru di Kinanti-3 dengan target produksi 800 Barel Oil Per Day (BOPD).
General Manager Pasir Petroleum Resources Limited (PPRL) Emmanuel Bayu menuturkan sudah mulai melakukan eksplorasi selama 12 tahun, selanjutnya masuk evaluasi pengembangan dan 2017 mendapatkan persetujuan untuk pengembangan lapangan atau disebut Kinanti.
"Memang penemuan sumur Kinanti-1 pada 2014 lalu," kata Emmanuel di Lokasi Pengeboran Baru Kinanti-3, Desa Paser Belengkong, Rabu (5/9/2022).
Ia menjelaskan saat ini tengah melakukan pengembangan yakni pengeboran dua sumur Kinanti beserta pembangunan fasilitas permanennya. Dirinya bersyukur PPRL mendapatkan dukungan penuh dari pemangku kepentingan mulai dari pejabat Bupati hingga ke tingkat desa.
"Kita sudah berhasil menyalurkan minyak dan menjadikan Kabupaten Paser sebagi daerah penghasil minyak," ucap dia.
Ia menargetkan dalam lima hari ke depan sumur Kinanti-3 sudah mulai melakukan pengeboran. Diharapkan dia, dapat menemukan minyak dan produksi meningkat.
Dengan adanya pengembangan ini, Emmanuel memastikan pada proses drilling (pengeboran) melibatkan tenaga kerja lokal. "Kita sedang menyiapkan untuk melibatkan tenaga kerja lokal baik produksi dan administrasi," urai dia.
Kepala Operasi SKK Migas perwakilan Kalimantan-Sulawesi Roy Widihiarta mengatakan progam tajak sumur di wilayah Paser Belengkong merupakan yang kedua setelah setahun sebelumnya juga dilakukan hal serupa.
Ia mengaku kegiatan ini bukan rencana original dan tidak direncanakan pada tahun 2022 ini. Semestinya dilakukan di wilayah Sumatera. "Setelah melihat hasil produksi sumur pertama hasilnya ada potensi yang menjanjikan. Meskipun hasilnya relatif kecil dibandingkan dengan Pertamina," bebernya.
Disebutkan dia produksi minyak mentah PPRL pada sumur Kinanti-1 sebesar 312 barrel oil per day (BOPD) sejak Januari 2022 lalu. Adanya Spud In atau tajak pada sumur Kinanti-3 yang baru ini, dia berharap produksinya akan meningkat menjadi 800 BOPD.
"Hasil produksi dari PPRL dibawa ke Terminal Lawe Lawe di Penajam Paser Utara (PPU) setiap harinya menggunakan trucking dan seminggu sekali di-lifting ke RU V Pertamina untuk menyuplai minyak di situ," jelas dia.
Roy melanjutkan rencana pengeboran sumur produks tahun 2023 untuk PPRL yakni Kinanti-4 dan Kinanti-5. Adanya dua sumur ini ditargetkan dapat memperoleh minyak bumi mencapai 1.200 BBLS
Selain itu, dilakukan persiapan pembangunan fasilitas produksi permanen di lapangan Kinanti dan fasilitas offloading permanen di Terminal Lawe-Lawe, termasuk flowline permanen di lapangan.
Bupati Paser Fahmi Fadli menyambut baik dan mendukung eksplorasi tajak sumur kinanti-3 oleh SKK Migas melalui Pasir Petroleum Resources Limited.
Ia berharap adanya tajak sumur baru ini ada pengaruh atau dampak yang signifikan bagi kemajuan daerah terutama dan menjadi mitra pemerintah daerah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar.
"Bukan hanya dalam bentuk CSR namun juga terbukanya lapangan pekerjaan bagi masyarakat Kabupaten Paser khususnya di Kecamatan Paser Belengkong," tegas Fahmi.
Ia juga meminta agar perusahaan dapat bermitra dengan pengusaha kecil dan koperasi sebagai pemasok bahan baku seperti sayuran, katering dan lain-lain sehingga langsung berdampak pada meningkatnya perekonomian masyarakat sekitar.
Fahmi menegaskan jika nantinya sumur Kinanti membawa keberhasilan agar memprioritaskan putra-putri daerah. "Misalnya dalam perekrutan belum memiliki keahlian tolong diberikan pelatihan. Bukan hanya tenaga non skill dan tapi sampai ke teknis," tutup Fahmi.