Logo
Pusaran Dewan Pers
Iklan

Berada di Lokasi IKN, RSUD Sepaku Dapat Bantuan Rp 20 Miliar untuk Peningkatan Fasilitas Layanan Kesehatan 

Kepala Dinkes PPU dr. Jansje Grace Makisurat. (Foto: Adi Kade/Pusaranmedia.com)

BERITA TERKAIT

    Kalimantan Timur

    Berada di Lokasi IKN, RSUD Sepaku Dapat Bantuan Rp 20 Miliar untuk Peningkatan Fasilitas Layanan Kesehatan 

    PusaranMedia.com

    Kepala Dinkes PPU dr. Jansje Grace Makisurat. (Foto: Adi Kade/Pusaranmedia.com)

    Berada di Lokasi IKN, RSUD Sepaku Dapat Bantuan Rp 20 Miliar untuk Peningkatan Fasilitas Layanan Kesehatan 

    Kepala Dinkes PPU dr. Jansje Grace Makisurat. (Foto: Adi Kade/Pusaranmedia.com)

    Reporter: Adi Kade | Editor: Bambang Irawan 

    PENAJAM- Seiring dengan bertambahnya tenaga kerja proyek pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara di Kecamatan Sepaku, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) akan meningkatkan kapasitas layanan RSUD Sepaku.

    Kepala Dinkes PPU dr. Jansje Grace Makisurat mengatakan rumah sakit tipe D yang berlokasi di Desa Sukaraja, Kecamatan Sepaku mendapatkan Dana Alokasi Khusus (DAK) sebesar Rp 20 miliar di tahun anggaran 2023. 

    DAK Rp 20 miliar dari pemerintah pusat akan digunakan untuk pengadaan Alat Kesehatan (Alkes) sebesar Rp 8 miliar dan pembangunan ruang rawat inap sebesar Rp 12 miliar. 

    “Untuk tahun 2023, RSUD Sepaku dapat DAK Rp 20 miliar. Itu dibagi dua, untuk Alkes Rp 8 miliar dan Rp 12 miliar untuk Sapras (sarana dan prasarana),” kata Grace Makisurat, Jumat (28/10/2022).

    Gedung untuk perawatan pasien yang akan dibangun tahun depan tersebut berkapasitas 50 tempat tidur. 

    “Saat ini RSUD Sepaku hanya memiliki 50 tempat tidur, kalau ruang rawat inap itu dibangun tahun depan, maka kapasitasnya bertambah menjadi 100 tempat tidur,” bebernya.

    Grace Makisurat mengungkapkan, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) perencanaan yang baru untuk pembangunan RSUD Sepaku pada 2024. 

    Pemerintah pusat ingin melengkapi fasilitas RSUD Sepaku untuk menunjang proses pembangunan IKN Nusantara.

    Sebab, pekerja IKN yang masuk di Kecamatan Sepaku setiap tahun akan mengalami pertumbuhan seiring dengan banyaknya proyek infrastruktur IKN yang dikerjakan oleh pusat.

    “Kemenkes akan membuat master plan yang baru untuk RSUD Sepaku. Bahkan, kita diminta untuk melelang proyek fisiknya di Desember 2023,” bebernya.

    Selain RSUD Sepaku, ada empat Puskesmas milik Pemkab PPU di kawasan IKN Nusantara akan ditingkatkan fasilitas layanannya. Yakni, Puskesmas Sepaku Satu, Puskesmas Sepaku Dua, Puskesmas Semoi Dua dan Puskesmas Maridan.

    Grace Makisurat menyatakan, masing-masing Puskesmas tersebut sedang melakukan pendataan kebutuhan fasilitas untuk meningkatkan layanan. “Keempat Puskesmas itu juga disiapkan untuk menunjang layanan kesehatan di IKN,” ujarnya.

    Selain peralatan kesehatan dan gedung, Grace Makisurat mengungkapkan, pihaknya juga akan mengusulkan penambahan tenaga kesehatan untuk RSUD Sepaku dan keempat Puskesmas yang ada di Kecamatan Sepaku.

    Penambahan tenaga kesehatan sangat diperlukan lantaran jumlah pekerja IKN yang bakal masuk ke Kecamatan Sepaku mencapai ratusan ribu orang.

    “Kalau tenaga kesehatan tidak ditambah, pasti akan kewalahan nantinya. Karena itu, kami akan ajukan penambahan tenaga kesehatan ke pusat. Untuk jumlahnya, masih dihitung oleh teman-teman di Puskesmas dan RSUD Sepaku,” jelasnya.