Logo
Pusaran Dewan Pers
Iklan

Habiskan Anggaran Ratusan Miliar Rupiah, Bangunan Sirkuit dan Stadion di Paser Terbengkalai

Stadion di KM 5, Desa Tepian Batang (foto: Anas/pusaranmedia.com)

BERITA TERKAIT

    Kalimantan Timur

    Habiskan Anggaran Ratusan Miliar Rupiah, Bangunan Sirkuit dan Stadion di Paser Terbengkalai

    PusaranMedia.com

    Stadion di KM 5, Desa Tepian Batang (foto: Anas/pusaranmedia.com)

    Habiskan Anggaran Ratusan Miliar Rupiah, Bangunan Sirkuit dan Stadion di Paser Terbengkalai

    Stadion di KM 5, Desa Tepian Batang (foto: Anas/pusaranmedia.com)

    Reporter: Anas Abdul Kadir | Editor: Bambang Irawan 

    TANA PASER - Pembangunan dua fasilitas olahraga di Kabupaten Paser mangkrak, meskipun telah menghabiskan dana miliaran rupiah sejak awal pembangunannya.

    Diketahui, Stadion di KM 5 Desa Tepian Batang dikerjakan sejak 2013 hingga 2015  dengan menggunakan APBD Paser sebesar Rp 385 miliar. Meski secara kasat mata bangunan megah itu sudah layak dipakai. Namun hingga kini belum ada serah terima aset. Bahkan atap stadion sudah mulai rusak.

    Begitu juga, Sirkuit Balap Motor tepat di sebelah Stadion Sadurengas Tapis. Dibangun di atas lahan tiga hektare dengan panjang lintasan 1,3 kilometer diperkirakan telah menelan biaya Rp12 miliar. Namun hingga kini tak bisa digunakan masih berupa agregat hingga ditutupi semak belukar.

    Kepala Disporapar Paser Muksin menyampaikn kedua venue olahraga itu perlu untuk pengembangan dan pembinaan atlet. 

    "Saya kira karena itu pekerjaan Cipta Karya biar mereka selesaikan dulu," tutur Muksin.

    Muksin menjelaskan hingga sekarang belum mendapatkan detail perencanaan pembangunan sirkuit itu. Koordinasi dengan  Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) pun sudah pernah dilakukan. Namun tak kunjung diperoleh. Padahal menurutnya rapat terakhir di DPRD jika perencanaan sudah ada.

    "Tidak tahu di mana sekarang perencanaan itu. Bagaimana kita mau mengusulkan kalau tidak ada perencanaan itu," jelasnya.

    "Kita sudah ke PU mungkin di pejabat yang lama. Sedang dicari perencanaannya," tutur dia.

    Dirinya menilai akan sia-sia perencanaan yang dulu pernah dibuat, jika harus mengulang lagi dari awal.

    "Mubadzir kalau kita membuat perencanaan lagi, karena sudah di buat perencanaannya," cetusnya.

    Ia berharap kedua venue olahraga itu dapat dilanjutkan kembali pembangunannya. Dirinya sangat mendukung apabila itu dilakukan apabila Paser akan menjadi tuan rumah Porprov 2027.

    Lebih lanjut ia memastikan hingga sekarang belum ada serah terima aset pembangunan Stadion di Desa Tepian Bantang.

    "Kalau stadion belum ada penyerahan ke kita. Sebelumnya bidang Cipta Karya yang mengerjakan. Sampai hari ini belum ada serah terima stadion ke Disporapar," dia menjelaskan.

    Meski belum ada serah terima aset, Muskin mengatakan stadion ini sudah sering digunakan.