Reporter : Herdiansyah | Editor : Buniyamin
SAMARINDA - Wali Kota Samarinda, Andi Harun (AH) resmi membuka kick off dan Workshop Implementasi Proyek Adaptasi Perubahan Iklim di Kota Samarinda. Kegiatan tersebut berlangsung di ruang rapat Mangkupalas lantai II Balaikota Samarinda, Selasa (6/12/2022).
AH mengaku kegiatan tersebut sejalan dengan visi misi Pemkot Samarinda dan masuk dalam 10 program unggulan. Salah satunya mewujudkan Kota Samarinda dengan memperhatikan lingkungan yang aman dan bersih.
"Selain itu ada juga program pengendalian banjir dan pembangunan sistem drainase modern serta pengembangan Ruang Terbuka Hijau (RTH) dan Taman Rekreasi," jelas AH.
Ia sangat menyambut baik kegiatan serta mengucapkan terima kasih kepada pihak yang terlibat, terutama Pusat Studi Ketahanan Iklim and Kota (PSKIK) Universitas 17 Agustus 1945 (UNTAG) Surabaya dan Adaptation Fund (AF).
"Intinya kita percayakan kepada tim yang sudah ada, yang jelas saya bersyukur karena pada akhirnya perjuangan panjang seluruh stakeholder berbuah hasil selama setahun ini," ucapnya.
Lebih lanjut, kata AH, proyek adaptasi perubahan iklim tidak menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) untuk mendapatkan bantuan.
"Kalau untuk lahan sudah dipersiapkan di sekitaran Pasar Segiri. Ini adalah penghijauan dan penataan kawasan bantaran, konsepnya ketahanan iklim," bebernya.
Terakhir, AH mengajak masyarakat untuk terus berjuang dan tidak lelah dalam memajukan kota Samarinda dari seluruh aspek. "Ini perjuangan panjang, bukan soal duitnya tetapi masyarakat Samarinda patut berbangga karena telah mendapatkan kepercayaan dari lembaga internasional," tutup AH.

