Logo
Pusaran Dewan Pers
Iklan

Suka Duka Petugas Sensus Pertanian di Kaltim, Kerap Diusir Hingga Jadi Bahan Candaan

Potret sensus Pertanian tahun 2023 di kota Samarinda. (Foto: istimewa)

BERITA TERKAIT

    Kalimantan Timur

    Suka Duka Petugas Sensus Pertanian di Kaltim, Kerap Diusir Hingga Jadi Bahan Candaan

    PusaranMedia.com

    Potret sensus Pertanian tahun 2023 di kota Samarinda. (Foto: istimewa)

    Suka Duka Petugas Sensus Pertanian di Kaltim, Kerap Diusir Hingga Jadi Bahan Candaan

    Potret sensus Pertanian tahun 2023 di kota Samarinda. (Foto: istimewa)

    Reporter : Herdiansyah | Editor : Buniyamin 

    SAMARINDA - Petugas sensus pertanian dalam menjalankan tugasnya untuk memberikan gambaran komprehensif terkait kondisi pertanian di Indonesia tidak selalu berjalan mulus.

    Sensus pertanian yang telah dimulai pada 1 Juni hingga 31 Juli 2023 mendatang menyimpan banyak cerita pilu dari para petugas sensus di lapangan.

    Mulai diusir warga sudah menjadi sarapan harian petugas sensus ketika hendak menjalankan tugas di wilayah yang telah ditentukan.

    "Bahkan kita pernah diusir oleh pemilik rumah karena terus-menerus datang dan kadang mereka tidak kongkret memberikan tanggapan atau jawaban," ucap petugas sensus pertanian wilayah Samarinda, Indra Cahyana kepada Pusaranmedia.com, Sabtu (9/6/2023).

    Lebih lanjut, kata dia, terkadang petugas menghampiri suatu rumah yang telah direkomendasikan ketua RT, tetapi pemilik rumah tidak ada di tempat.

    "Malah beberapa hari lalu, petugas sensus di viralkan dan dijadikan bahan candaan mereka," tuturnya.

    Terkadang juga, kata dia, rekomendasi yang telah didapatkan tidak sesuai dengan profesi warga tersebut.

    Ruang sensus pertanian sendiri terdiri tujuh aspek, di antaranya tanaman pangan, holtikultura, perkebunan, peternakan, perikanan, jasa pertanian dan kehutanan.

    "Target petugas ketujuh ruang itu. Tapi yang terjadi di lapangan pas ditemui orang tersebut bergerak di bidang jasa bangunan dan bidang lainnya, tidak sesuai rekomendasi," pungkasnya.