Reporter : Umar Daud | Editor : Buniyamin
TANJUNG REDEB - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau tengah merumuskan Rancangan Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) untuk Kabupaten Berau 2025-2045 di ruang RPJPD Bapelitbang, Selasa (2/4/2024).
Kegiatan tersebut juga untuk mempertajam usulan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) guna menyesuaikan Rancangan Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) pada 2025 mendatang.
Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas mengatakan kegiatan ini merupakan tahapan lanjutan dalam perencanaan partisipatif yang telah dilaksanakan sebelumnya. "Musyawarah ini bertujuan untuk membahas rancangan RPJPD dalam rangka penajaman, penyelarasan, klarifikasi dan kesepakatan terhadap visi, misi, arah kebijakan serta sasaran pokok RPJPD," kata Sri Juniarsih.
Musrenbang RKPD bertujuan untuk menetapkan prioritas pembangunan daerah da 2025 mendatang sesuai tahapan tahun keempat RPJMD Kabupaten Berau yang akan diintegrasikan dalam program dalam Renja OPD pada 2025.
"Kemudian untuk mempertajam indikator serta target kinerja program serta lokasi sesuai dengan tugas dan fungsi perangkat daerah masing-masing," ujarnya.
Selain itu, Sri Juniarsih menerangkan tahapan musrenbang ini merupakan upaya yang dilakukan untuk menyempurnakan rancangan berdasarkan masukan serta saran ketika pelaksanaan konsultasi publik yang sudah dilaksanakan beberapa waktu yang lalu.
"Perlu kita ketahui bersama bahwa kemampuan pemerintah Kabupaten Berau, baik dari sisi manajerial, aspek sumber daya manusia maupun kemampuan penganggaran sangatlah terbatas. Sementara kegiatan pembangunan yang harus didanai oleh APBD jumlahnya sangat banyak." tegasnya.
Ia menyebut perlu ada kecermatan dalam menentukan program dan kegiatan yang menjadi prioritas pembangunan yang akan dilaksanakan sebagai upaya pencapaian sasaran dan visi jangka menengah menjelang akhir periode perencanaan jangka menengah.
Untuk itu, diharapkan agar kegiatan musrenbang tersebut dapat menjadi sarana untuk memperkuat koordinasi perangkat daerah, memperkokoh kolaborasi antara Pemkab Berau dengan seluruh pemangku kepentingan di Kabupaten Berau.
"Sehingga diharapkan dapat memberikan solusi atas beragam keterbatasan yang dimiliki dan mampu melahirkan perencanaan yang lebih strategis, sinergis dan tepat sasaran." pungkasnya. (adv)


