Logo
Pusaran Dewan Pers
Iklan
Banner ADV

Tak Lagi jadi Anggota Dewan, Abdi Firdaus Fokus Mengawal Aspirasi Masyarakat Binaannya 

420 kali
Anggota DPRD Kutim, Abdi Firdaus. (Foto: Siswandi/Pusaranmedia.com)

BERITA TERKAIT

    Banner ADV

    DPRD Kutai Timur

    Tak Lagi jadi Anggota Dewan, Abdi Firdaus Fokus Mengawal Aspirasi Masyarakat Binaannya 

    PusaranMedia.com
    420

    Anggota DPRD Kutim, Abdi Firdaus. (Foto: Siswandi/Pusaranmedia.com)

    Banner ADV

    Tak Lagi jadi Anggota Dewan, Abdi Firdaus Fokus Mengawal Aspirasi Masyarakat Binaannya 

    420
    Anggota DPRD Kutim, Abdi Firdaus. (Foto: Siswandi/Pusaranmedia.com)

    Reporter: Siswandi | Editor: Bambang Irawan 

    SANGATTA - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (Daerah) DPRD Kutai Timur (Kutim), Abdi Firdaus mengaku akan terus berkomitmen mengawal aspirasi masyarakat meski tak lagi menjabat  di parlemen periode 2024-2029. Terutama kelompok masyarakat yang merupakan masuk dalam binaannya.

    "Jadi saya tetap tidak terpisahkan dengan masyarakat. Jauh hari saya belum jadi anggota dewan kan sudah aktif memang di warga memperjuangkan hak-hak mereka," katanya saat ditemui pusaranmedia.com.

    Dia juga menyinggung tentang tenaga kerja yang selama ini diperjuangkan di perusahaan yang ada di Kutim, khususnya  Daerah Pemilihan (Dapil) II yang meliputi Sangatta Selatan, Teluk Pandan, Bengalon hingga Kecamatan Rantau Pulung.

    Bahkan, di Bengalon itu dirinya sudah memperjuangkan tenaga kerja sekitar 2.478 orang yang dimasukkan di perusahaan pertambangan. 

    Menurut Abdi, hal itu menjadi tanggungjawab wakil rakyat untuk memperjuangkan aspirasi masyarakat di parlemen.

    "Di Kecamatan Bengalon itu sudah saya masukkan di perusahaan kurang lebih 1.478 pekerja yang saya masukkan di tambang," terangnya.

    Lebih jauh Abdi menjelaskan, mengenai hal-hal yang berkaitan dengan aspirasi masyarakat dirinya berkomitmen untuk terus melakukan koordinasi dengan beberapa anggota dewan khususnya di Dapil II.

    "Terutama membicarakan tentang penanganan banjir di Bengalon maupun di Kecamatan Teluk Pandan. Karena itu (banjir) adalah Pekerjaan Rumah (PR) terbesar bagi saya," sambung Abdi. (Adv)