Logo
Pusaran Dewan Pers
Iklan

Mudyat Noor Pastikan Calon Pendampingnya dari Tokoh PPU 

Mudyat Noor (ujung kiri) saat mengembalikan formulir pendaftaran bakal Calon Bupati PPU di DPD Partai Nasdem PPU. (Foto: Adi Kade/Pusaranmedia.com)

BERITA TERKAIT

    Kalimantan Timur

    Mudyat Noor Pastikan Calon Pendampingnya dari Tokoh PPU 

    PusaranMedia.com

    Mudyat Noor (ujung kiri) saat mengembalikan formulir pendaftaran bakal Calon Bupati PPU di DPD Partai Nasdem PPU. (Foto: Adi Kade/Pusaranmedia.com)

    Mudyat Noor Pastikan Calon Pendampingnya dari Tokoh PPU 

    Mudyat Noor (ujung kiri) saat mengembalikan formulir pendaftaran bakal Calon Bupati PPU di DPD Partai Nasdem PPU. (Foto: Adi Kade/Pusaranmedia.com)

    Reporter: Adi Kade | Editor: Bambang Irawan 

    PENAJAM - Bakal Calon Bupati Penajam Paser Utara (PPU), Mudyat Noor memastikan akan menggandeng calon Wakil Bupati dari tokoh PPU. Namun, sampai saat ini dirinya belum memutuskan calon pendamping di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) PPU yang akan berlangsung 27 November 2024. 

    “Saya sudah komunikasi dengan beberapa tokoh politik di PPU, termasuk Ketua DPD Nasdem PPU, Nanang Ali. Tetapi, kami belum menentukan siapa calon wakil,” kata Mudyat Noor saat mengembalikan formulir pendaftaran penjaringan bakal Calon Bupati dan Wakil Bupati PPU di Sekretariat DPD Partai Nasdem PPU di Kelurahan Nipah-Nipah, Kecamatan Penajam, Senin (6/5/2024). 

    Pengusaha asal Kota Samarinda ini menyatakan akan memutuskan nama calon Wakil Bupati yang mendampingi dirinya di Pilkada PPU pada Juli  2024. “Kalau bisa sebelum Agustus sudah menentukan calon wakil yang mendampingi saya,” terangnya. 

    Ketua Bapilu DPW Partai Nasdem Kalimantan Timur (Kaltim) ini mengaku, sebelum memutuskan calon wakilnya, saat ini dirinya fokus untuk meningkatkan popularitas di tengah masyarakat Benuo Taka. 

    “Rekomendasi dari DPP itu keluarnya bukan di awal, tapi diakhir atau menjelang pendaftaran di KPU. Sekarang saya fokus meningkatkan popularitas, karena nantinya salah satu pertimbangan partai politik untuk memberikan rekomendasi mengacu pada hasil survei. Kalau hasil surveinya nanti sudah bagus, baru kita menentukan siapa wakilnya,” terangnya. 

    Sebagai bakal Calon Bupati PPU, Mudyat Noor telah mendaftar di lima partai politik di PPU yakni Partai Golkar, Demokrat, Nasdem, PDIP dan PKB. Ia juga berencana akan mendaftar di Hanura, PKS, PAN, Gelora dan partai lainnya ketika membuka pendaftaran penjaringan bakal Calon Bupati dan Wakil Bupati PPU. 

    “Kami akan mendaftar semua partai yang membuka pendaftaran, minimal ini juga sebagai pintu silaturahmi dengan partai politik yang ada di PPU. Artinya kita mencoba kolaborasi dengan tujuan yang sama, yakni memajukan PPU dalam menghadapi IKN (Ibu Kota Nusantara),” pungkasnya.