Reporter: Adi Kade | Editor: Buniyamin
PENAJAM- Sekretaris Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Amanat Nasional (PAN) Penajam Paser Utara (PPU), Pamuji Rahmat mengaku tak menyangka ada enam Bakal Calon (Bacalon) Bupati PPU yang mendaftar di penjaringan yang dibuka DPD PAN PPU, 6-8 Mei 2024.
Pamuji mengaku DPD PAN sempat ragu untuk membuka pendaftaran penjaringan bakal Calon Bupati dan Wakil Bupati PPU karena hanya memperoleh satu kursi di DPRD PPU pada Pemilihan Umum (Pemilu) 2024.
“Awalnya kami sempat malu-malu membuka penjaringan, khawatir tidak ada yang mendaftar karena hanya ada satu kursi DPRD. Ternyata ketika dibuka pendaftaran selama tiga hari itu, kami tidak menyangka pendaftarnya cukup antusias. Ada enam orang,” kata Pamuji, Sabtu (11/5/2024).
Keenam pendaftar tersebut Bacalon Bupati tersebut akan bertarung di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2024 PPU, yakni Mantan Bupati PPU periode 2018-2023 Hamdam, Anggota DPRD Kaltim sekaligus mantan Bupati PPU periode 2008-2013 Andi Harahap, pengusaha sekaligus Ketua Bidang Bapilu DPW Partai Nasdem Kalimantan Timur (Kaltim) Mudyat Noor, Mantan Anggota DPRD Kaltim.
Sandra Puspa Dewi (istri almarhum Iwan Datu Adam, Mantan Wakil Bupati PPU), Rendi Susiswo Ismail dan Desmon Hariman Sormin.
“Keenam pendaftar ini semuanya isi formulir sebagai bakal calon Bupati, tidak ada yang mendaftar sebagai bakal Calon Wakil Bupati. Dari enam pendaftar hanya satu kader PAN, yakni Pak Hamdam, beliau mantan Ketua DPD PAN PPU periode 2015-2020,” terangnya.
Pamuji mengungkapkan, daftar nama keenam bakal Calon Bupati PPU yang mendaftar di penjaringan PAN PPU telah disampaikan ke DPP PAN PPU.
“Keenam pendaftar ini, semuanya sudah mengembalikan formulir. Kami sudah bersurat ke DPW dan DPP PAN terkait daftar nama kandidat yang mendaftar di PAN. Siapa nantinya yang mendapatkan SK (Surat Keputusan) sebagai pasangan calon yang diusung PAN, itu kewenangan DPP,” pungkasnya.

