Reporter: Adi Kade | Editor: Buniyamin
PENAJAM - Sebanyak 13 Bakal Calon (Bacalon) Bupati dan Wakil Bupati Penajam Paser Utara (PPU) bersaing untuk memperebutkan dukungan Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) PPU pada 27 November 2024 mendatang.
Pendaftaran Bacalon Bupati dan Wakil Bupati yang dibuka Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Gerindra PPU, 14-21 Mei 2024 menjaring 14 politikus. Tapi yang mengembalikan formulir pendaftaran hanya 13 orang.
Salah satunya, mantan Bupati PPU periode 2008-2013 Andi Harahap, mantan Bupati PPU periode 2018-2023 Hamdam, pengusaha sekaligus Ketua Bapilu DPW Nasdem Kalimantan Timur (Kaltim), Mudyat Noor dan mantan Anggota DPRD Kaltim, Sandra Puspa Dewi.
Kemudian ada Fauziah Umar kader Partai Gerindra, Abdul Waris Muin kader Partai Gerindra, Ketua PKS PPU Wakidi, Sri Rohani, Rendi Susiswo Ismail, Desmon Hariman Sormin, Naspi Arsyad dan Ketua Nasdem Kota Balikpapan, Ahmad Basir.
“Dari 14 yang mendaftar, hanya 13 bakal calon yang mengembalikan formulir pendaftaran. Dari 13 orang ini, ada enam Bacalon Bupati dan tujuh Bacalon Wakil Bupati,” kata Ketua DPC Partai Gerindra PPU, Raup Muin, Rabu (22/5/2024).
Setelah tahapan pendaftaran, kata Raup Muin, DPC Partai Gerindra PPU terlebih dahulu akan melakukan rapat pleno untuk menetapkan nama-nama kandidat yang akan direkomendasikan ke DPD dan DPP Partai Gerindra. “Hari ini juga kami agendakan pleno, setelah itu daftar nama-nama kandidat akan diteruskan ke DPD dan DPP,” terangnya.
Namun, ia menekankan bahwa penetapan Bacalon Bupati dan Wakil Bupati PPU yang diusung merupakan kewenangan DPP Partai Gerindra.
“DPP masih memiliki banyak waktu untuk melakukan pertimbangan siapa yang akan diusung nantinya. Sebab, pendaftaran pasangan calon di KPU digelar 27-29 Agustus 2024,” terangnya.

