Reporter: Lodya Astagina | Editor: Buniyamin
TENGGARONG - Sebanyak 219 warga Desa Sebulu Ulu, Kecamatan Sebulu, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) dilarikan ke Puskesmas karena keracunan usai menyantap nasi kotak.
Nasi kotak tersebut merupakan konsumsi yang diterima warga desa dalam acara Maulid Nabi Muhammad SAW, Minggu (15/9/2024) kemarin.
Awalnya, ada 64 orang yang terindikasi mengalami keracunan, tapi per 16 September pukul 11.00 WITA jumlah jiwa yang keracunan bertambah.
Update data ini disampaikan langsung oleh Plt Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kukar, Kusnandar dan Camat Sebulu, Edy Fahruddin.
Kini, sebanyak 33 orang tengah dirawat inap di Puskesmas dan 186 orang harus rawat jalan sambil mengikuti tahapan observasi.
Kusnandar menyebut satu dari 219 orang tersebut harus dilarikan ke RSUD Aji Muhammad Parikesit (AMP) untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.
“Satu orang dirujuk ke rumah sakit, yakni seorang balita. Untuk penanganan lanjutnya, dokter yang lebih paham,” kata Kusnandar, Senin (16/9/2024).
Namun, ia memastikan situasi dan kondisi saat ini sudah bisa terkendali dengan baik. Dinkes Kukar mengerahkan tenaga bantuan tambahan di Sebulu Ulu, yakni perawat dari Puskesmas Sebulu II, Publis Safety Center (PSC) 119 dan dokter dari Desa Bunga Jadi.
“Untuk mengganti shift tim pertama kita kerahkan tim dari Puskesmas Mangkurawang itu satu dokter dan empat perawat,” terangnya.
Sementara, Edy Fahruddin menyebut pihak kepolisian telah meminta keterangan panitia acara, khususnya yang memasak konsumsi, sehingga akar persoalan ini dapat segera dituntaskan.
“Ambulans di desa sudah diminta untuk standby. Konsumsi yang dimakan juga sudah diambil sampel untuk diuji, sekarang sedang menunggu hasil lab,” tuturnya.

