Reporter: Siswandi | Editor: Bunyamin
SANGATTA – Bupati Kutai Timur (Kutim), Ardiansyah Sulaiman memastikan mutasi jabatan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kutim akan menjadi langkah strategis pada periode 2025-2030.
Ini dilakukan untuk menjawab tantangan organisasi pemerintahan yang dinamis.
Ardiansyah menyebut perombakan jabatan menjadi bagian dari upaya pembenahan, terutama untuk mengisi sejumlah posisi kosong yang ditinggalkan pejabat pensiun.
Selain itu, rotasi atau rolling jabatan juga akan dilakukan untuk menjaga kinerja birokrasi tetap optimal.
"Mutasi jabatan itu sudah pasti ada, tapi detailnya masih rahasia. Kita harus menata ulang struktur organisasi dan mengisi kekosongan akibat pensiun. Selain itu, ada juga posisi tertentu yang harus di rolling untuk penyegaran," ujarnya.

