Reporter: Achmad Fadillah | Editor: Bambang Irawan
BALIKPAPAN - Bank Indonesia (BI) Balikpapan menggelar Festival Non Tunai Nusantara Running (FentuRUN) di Lapangan Merdeka, Minggu (13/7/2025).
Ribuan peserta dari berbagai usia memadati lokasi sejak pagi untuk mengikuti lomba lari dengan tiga kategori jarak, yaitu 5 kilometer (Km), 10 Km, dan 21 Km.
Hadir Deputi Direktur BI Balikpapan Robi Ariadi, Wakil Wali Kota Balikpapan Bagus Susetyo, Wakil Ketua I DPRD Balikpapan Yono Suherman, Kepala Disporapar Balikpapan Ratih Kusuma, serta sejumlah perwakilan perbankan dan pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).
Deputi Direktur BI Balikpapan Robi Ariadi mengatakan, FentuRUN digelar untuk mendorong transaksi non-tunai sekaligus menggerakkan perekonomian daerah melalui partisipasi masyarakat dan pelaku UMKM.
"Awalnya kami ingin fokus mengenalkan non-tunai. Tapi sekarang kami kombinasikan dengan tema pertumbuhan ekonomi. Kami datangkan masyarakat ke Balikpapan supaya ekonomi kota ini tumbuh, termasuk ekonomi Kalimantan," jelas Robi.
Sebanyak 12 tenant UMKM binaan BI yang telah lolos kurasi turut meramaikan acara dengan seluruh transaksi diwajibkan menggunakan sistem pembayaran digital berbasis QRIS.
BI menargetkan setidaknya 10.000 transaksi non-tunai terjadi selama pelaksanaan festival.
"Tenan yang tidak menggunakan QRIS tidak kami izinkan ikut. Kami ingin seluruh transaksi benar-benar nontunai, bahkan dari pembelian makanan pun tidak ada yang menjual gorengan, semuanya sehat," bebernya.
Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian promosi ekonomi digital yang akan terus digelar, termasuk agenda pameran UMKM bertajuk Mahligai yang rencananya akan dilaksanakan di Pentacity Mall pada September mendatang.
Wakil Wali Kota Balikpapan Bagus Susetyo mengapresiasi pelaksanaan FentuRUN yang dinilainya sejalan dengan program Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) dan penguatan ekonomi kerakyatan.
"Kami sangat mengapresiasi BI bersama perbankan lainnya yang telah menggelar FentuRUN. Selain mendorong gaya hidup sehat, ini juga mendukung UMKM binaan dan memberikan hiburan serta ruang wisata keluarga bagi warga Balikpapan," ujar Bagus.
Ia berharap kegiatan ini dapat menjadi agenda tahunan yang berkelanjutan, dan diikuti oleh lebih banyak pihak, termasuk perusahaan swasta, dalam mendukung promosi ekonomi lokal dan digitalisasi transaksi.
"Mudah-mudahan ini menjadi agenda rutin tahunan dan dapat mendorong partisipasi lebih luas dari perusahaan swasta maupun masyarakat," pungkasnya.

