Logo
Pusaran Dewan Pers
Iklan

Wali Kota Samarinda Tinjau SMPN 31 Palaran, Dukung Menuju Sekolah Adiwiyata Mandiri dan ASEAN

Wali Kota Samarinda, Andi Harun saat meninjau SMPN 31 Simpang Pasir, Palaran. (Foto: Tri/Pusaranmedia.com)

BERITA TERKAIT

    Kalimantan Timur

    Wali Kota Samarinda Tinjau SMPN 31 Palaran, Dukung Menuju Sekolah Adiwiyata Mandiri dan ASEAN

    PusaranMedia.com

    Wali Kota Samarinda, Andi Harun saat meninjau SMPN 31 Simpang Pasir, Palaran. (Foto: Tri/Pusaranmedia.com)

    Wali Kota Samarinda Tinjau SMPN 31 Palaran, Dukung Menuju Sekolah Adiwiyata Mandiri dan ASEAN

    Wali Kota Samarinda, Andi Harun saat meninjau SMPN 31 Simpang Pasir, Palaran. (Foto: Tri/Pusaranmedia.com)

    Reporter: Tri Agustini | Editor: Bambang Irawan 

    SAMARINDA – Pemerintah Kota Samarinda menunjukkan dukungannya terhadap pengembangan SMP Negeri 31 di Kelurahan Simpang Pasir, Kecamatan Palaran, dengan meninjau langsung kondisi sekolah pada Jumat (1/8/2025). 

    Kunjungan tersebut dipimpin oleh Wali Kota Samarinda, Andi Harun, sebagai tindak lanjut dari audiensi pihak sekolah sehari sebelumnya.

    Dalam kunjungannya, Andi Harun menyampaikan bahwa pihaknya telah menerima permohonan perbaikan dari Kepala Sekolah SMPN 31, Tiwi, terkait sejumlah fasilitas sekolah, seperti aula, kantin, pagar, hingga laboratorium komputer.

    “Saya turun langsung ke lapangan agar bisa melihat kondisi sebenarnya. Ternyata memang ada beberapa pembenahan yang perlu dilakukan untuk memenuhi standar sekolah yang baik,” ujar Andi Harun.

    Ia juga mengapresiasi semangat Kepala Sekolah dan seluruh tenaga pendidik di SMPN 31 yang memiliki cita-cita menjadikan sekolah tersebut sebagai Sekolah Adiwiyata Mandiri, bahkan menargetkan capaian hingga tingkat ASEAN. 

    Dukungan ini, kata Andi Harun, akan diwujudkan secara konkret dalam bentuk perencanaan yang matang, dimulai dengan penyusunan desain teknis oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) bersama konsultan.

    Rencana perbaikan ini kata dia, akan  dimasukkan ke dalam perubahan APBD 2025, dan pelaksanaan fisiknya akan diupayakan pada 2026. 

    "Saya sudah minta dua minggu ke depan ada paparan dari Disdik beserta konsultan untuk memastikan desainnya sesuai kebutuhan sekolah,” jelasnya.

    Selain pembenahan fasilitas, Wali Kota juga menyoroti persoalan drainase di lingkungan sekolah. Menurut laporan yang diterimanya, sekolah kerap terdampak limpasan air saat curah hujan tinggi. Karena itu, dalam kunjungan tersebut ia turut membawa Kabid Sumber Daya Air dari Dinas PUPR untuk merancang perbaikan sistem saluran air, agar perbaikan fisik halaman sekolah tidak sia-sia akibat banjir lokal.

    “Kita tidak ingin perbaikan sekolah hanya setengah-setengah. Kalau halaman sudah bagus tapi air masih tergenang saat hujan, itu akan mengganggu proses belajar,” tegasnya.

    Tak hanya itu, Andi Harun juga membawa serta jajaran Direksi Perumdam Tirta Kencana. Ia berharap tahun depan sekolah ini bisa terlayani air minum sistem Reverse Osmosis (RO), sehingga seluruh warga sekolah dapat mengakses air layak konsumsi secara langsung.

    SMPN 31 juga menjadi salah satu sekolah yang dinilai telah menerapkan prinsip ramah lingkungan secara konsisten. Pihak sekolah diketahui menerapkan kebijakan ketat terkait pengelolaan sampah, termasuk larangan penggunaan plastik sekali pakai. 

    Sekolah ini bahkan tidak menyediakan tong sampah. Semua guru dan siswa menggunakan tumbler, dan di setiap kelas sudah tersedia air minum isi ulang yah bisa dimanfaatkan para siswa. 

    "Ini saya kira langkah yang cukup ekstrem, tapi sangat konsisten dengan prinsip zero waste,” ungkap Andi Harun.