Logo
Pusaran Dewan Pers
Iklan
Banner ADV

Wagub Kaltim Seno Aji Paparkan Tantangan dan Program Prioritas Menuju Generasi Emas

Wagub Kaltim, Seno Aji. (Foto: Herdi/Pusaranmedia.com)

BERITA TERKAIT

    Banner ADV

    Diskominfo Prov. Kalimantan Timur

    Wagub Kaltim Seno Aji Paparkan Tantangan dan Program Prioritas Menuju Generasi Emas

    PusaranMedia.com

    Wagub Kaltim, Seno Aji. (Foto: Herdi/Pusaranmedia.com)

    Banner ADV

    Wagub Kaltim Seno Aji Paparkan Tantangan dan Program Prioritas Menuju Generasi Emas

    Wagub Kaltim, Seno Aji. (Foto: Herdi/Pusaranmedia.com)

    Reporter: Herdiansyah l Editor: Bambang Irawan 

    SAMARINDA - Wakil Gubernur Kalimantan Timur, Seno Aji, memaparkan berbagai tantangan sekaligus program prioritas Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltim dalam mewujudkan visi dan misi Kaltim Sukses Menuju Generasi Emas.

    Dalam refleksi enam bulan kepemimpinannya bersama Gubernur Rudy Mas’ud, Seno Aji menegaskan tantangan terbesar yang dihadapi saat ini adalah membangun kepercayaan publik terhadap program-program unggulan yang baru pertama kali diterapkan di Indonesia.

    “Program seperti Gratispol dan Jospol merupakan terobosan baru. Karena itu, perlu sosialisasi yang masif. Harapan kami, pada 2026 semua mahasiswa dari semester 1 hingga 8 sudah merasakan manfaatnya secara merata. Kami mohon masyarakat bersabar,” ungkap Seno Aji.

    Selain itu, ia juga menyoroti realisasi program lain, mulai dari pemberangkatan umrah gratis bagi marbot masjid, pemberian rumah tanpa biaya administrasi untuk masyarakat berpenghasilan rendah, hingga penguatan infrastruktur yang di mana semuanya demi kesejahteraan masyarakat Kaltim.

    "Masih banyak yang harus kami berikan kepada masyarakat, termasuk umrah gratis kepada marbot masjid di Kaltim. Itu juga adalah hal penting menurut kami. Pemberian rumah tanpa biaya atau gratis kepada mereka yang berpenghasilan rendah," tuturnya.

    Seno Aji mengakui masih banyak aspirasi masyarakat yang menjadi perhatian, antara lain keluhan tingginya angka pengangguran di kalangan pemuda, gaji rendah bagi petugas kebersihan sekolah, serta permintaan peningkatan konektivitas wilayah pesisir yang telah dilama diaspirasikan.

    “Mimpi besar kami adalah Kaltim memiliki infrastruktur yang merata hingga ke desa terpencil, serta sumber daya manusia yang mampu bersaing secara nasional maupun internasional. Kami ingin tingkat pertumbuhan ekonomi Kaltim yang kini sekitar lima persen dapat meningkat menjadi delapan sampai sembila persen dalam tiga hingga empat tahun ke depan,” tegasnya. (Adv/Her/Diskominifo Kaltim)