Reporter: Achmad Fadillah | Editor: Buniyamin
BALIKPAPAN - Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan menegaskan akan mengikuti arahan Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tito Karnavian agar kepala daerah lebih responsif terhadap aspirasi masyarakat, termasuk saat terjadi aksi unjuk rasa.
Wakil Wali Kota Balikpapan, Bagus Susetyo mengatakan Mendagri meminta kepala daerah turun langsung menemui massa untuk menjaga komunikasi dan menghindari potensi kericuhan.
"Bila ada demonstrasi, baik dari elemen masyarakat maupun mahasiswa, kita diminta datang menghampiri mereka. Kita akan menemui dan memberikan jawaban atas tuntutan yang disampaikan. Yang penting pemerintah kota tetap rendah hati dan menjaga komunikasi dengan baik," ucap Bagus, Sabtu (30/8/2025).
Menurutnya, unjuk rasa merupakan bagian dari kontrol sosial dan demokrasi yang harus dihargai, selama tetap mematuhi aturan hukum dan tidak merusak fasilitas umum.
Selain aspek keamanan, ia menekankan kondisi kondusif akan berdampak pada aktivitas ekonomi masyarakat.
"Stabilitas harus dijaga bersama karena itu sangat memengaruhi pergerakan ekonomi daerah," ujarnya.
Dalam telekonferensi tersebut, Mendagri juga menekankan agar kepala daerah mengurangi kegiatan seremonial, tidak melakukan perjalanan ke luar negeri, dan lebih fokus pada pemulihan sosial ekonomi masyarakat.
Ia menambahkan, Pemkot Balikpapan juga menjaga stabilitas harga pangan melalui Satgas Inflasi dan Satgas Pengendalian Pangan untuk memastikan stok bahan pokok tetap aman.
"Makanan murah juga menjadi salah satu jawaban atas tuntutan masyarakat, terutama soal ketersediaan beras. Karena itu kami selalu memantau agar tidak ada kekosongan stok," pungkasnya.

