Reporter: Achmad Fadillah | Editor: Bambang Irawan
BALIKPAPAN - Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) menetapkan Agus Suparmanto sebagai Ketua Umum hasil Muktamar X yang digelar di Jakarta pada 27-28 September 2025.
Ini disampaikan Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PPP Balikpapan, Iwan Wahyudi, Selasa (30/9/2025).
Ia mengaku jalannya muktamar sempat diwarnai kericuhan antara kubu Agus Suparmanto dan Mardiono.
Insiden adu dorong hingga lempar kursi yang viral di media sosial sempat terjadi, namun tidak mengganggu kelanjutan sidang.
"Walaupun ada kericuhan sedikit, akhirnya muktamar tetap berlanjut sesuai mekanisme. Dan terpilihlah Pak Agus Suparmanto sebagai Ketua Umum. Kami mengucapkan selamat, semoga bisa menjadi energi baru bagi PPP ke depan," ucap Iwan.
Menurutnya, kepemimpinan Agus diharapkan membawa semangat konsolidasi dan menjadi titik balik kebangkitan partai.
"PPP butuh energi baru untuk kembali solid dan memperkuat eksistensinya," ungkapnya.
Ia juga menegaskan, dengan hasil tersebut tidak ada dualisme kepemimpinan di PPP.
Muktamar telah menetapkan formatur yang terdiri atas tiga perwakilan DPP dan sembilan perwakilan DPW, yang akan menyusun kepengurusan baru.
Selain itu, Iwan menyebut Gus Yasin Maimun Zubair, Wakil Gubernur Jawa Tengah, digadang menjadi Sekretaris Jenderal (Sekjen).
"Kita tunggu pengumuman resmi dari tim formatur. Insya Allah kita solid dan berharap seluruh faksi bisa bersatu demi kemajuan PPP," katanya.
Dengan kepemimpinan baru, PPP menargetkan memperkuat konsolidasi dan kembali menembus parliamentary threshold pada Pemilu 2029.

