Reporter: Lutfi Aziz | Editor: Bambang Irawan
BONTANG – Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang berkomitmen meningkatkan konektivitas antarwilayah dengan membangun jembatan permanen di Kelurahan Guntung. Proyek tersebut akan mulai direalisasikan pada tahun 2026 dengan alokasi anggaran sekitar Rp7 miliar melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR).
Pengumuman penting ini disampaikan langsung oleh Wakil Wali Kota Bontang, Agus Haris, saat menghadiri acara Guntung Bersholawat di halaman Rumah Adat Guntung, Sabtu (18/10/2025) malam. Acara tersebut merupakan malam puncak dari rangkaian Safari Maulid 40 Hari Tahun ke-4.
“Menanggapi aspirasi warga, kami sampaikan bahwa Pemkot Bontang akan mengalokasikan anggaran sekitar Rp7 miliar pada tahun 2026 untuk pembangunan jembatan permanen di Guntung,” ujar Agus Haris disambut tepuk tangan warga.
Dalam sambutannya, Agus Haris yang hadir mewakili Wali Kota Bontang juga mengungkapkan rasa terima kasih dan apresiasi kepada seluruh panitia serta masyarakat atas terselenggaranya kegiatan syiar Islam tersebut. Ia menilai, kegiatan seperti Guntung Bersholawat menjadi wujud nyata kecintaan umat kepada Nabi Muhammad SAW sekaligus momentum mempererat tali persaudaraan antarwarga.
“Malam ini adalah malam penuh berkah. Puncak dari Safari Maulid 40 Hari yang menunjukkan semangat masyarakat Guntung dalam menjaga ukhuwah Islamiyah,” tuturnya.
Selain menyampaikan rencana pembangunan, Agus Haris juga memaparkan sejumlah capaian Pemkot Bontang selama tujuh bulan terakhir, di antaranya program seragam sekolah gratis, pemberian laptop untuk siswa, insentif bagi guru, RT, dan kader posyandu, hingga bantuan UKT bagi mahasiswa.
Ia menegaskan, berbagai program tersebut merupakan bentuk nyata perhatian pemerintah terhadap kesejahteraan masyarakat, sejalan dengan arah kebijakan nasional di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto.
Acara yang turut dihadiri Ketua TP PKK Kota Bontang, Nur Kalbi Agus Haris, tokoh agama, dan tokoh masyarakat itu ditutup dengan tausiyah oleh Ketua Majelis Sholawat Bontang (MBS), KH Khoirul Amin. (Adv)


