Logo
Pusaran Dewan Pers
Iklan
Banner ADV

Neni Moerniaeni Dikukuhkan Jadi Bunda Literasi, Siap Gerakkan Budaya Membaca di Kota Taman

Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni (tengah) (Dok:Lutfi Aziz/Pusaranmedia.com)

BERITA TERKAIT

    Banner ADV

    Diskominfo Kota Bontang

    Neni Moerniaeni Dikukuhkan Jadi Bunda Literasi, Siap Gerakkan Budaya Membaca di Kota Taman

    PusaranMedia.com

    Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni (tengah) (Dok:Lutfi Aziz/Pusaranmedia.com)

    Banner ADV

    Neni Moerniaeni Dikukuhkan Jadi Bunda Literasi, Siap Gerakkan Budaya Membaca di Kota Taman

    Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni (tengah) (Dok:Lutfi Aziz/Pusaranmedia.com)

    Reporter : Lutfi Aziz | Editor : Buniyamin

    BONTANG - Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni secara resmi dikukuhkan sebagai Bunda Literasi Kota Bontang oleh Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim), Rudy Mas’ud dalam acara pengukuhan Bunda Literasi se-Kaltim yang digelar di Gedung Odah Etam, kantor Gubernur Kaltim, Minggu (19/10/2025).

    Pengukuhan ini menjadi bagian dari upaya Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur dalam memperkuat gerakan literasi di seluruh daerah, sekaligus menetapkan Sarifah Suraidah Harum sebagai Bunda Literasi Provinsi Kaltim.

    Selain Wali Kota Neni, tujuh kepala daerah dan perwakilan dari kabupaten/kota se-Kaltim turut dikukuhkan dalam kesempatan tersebut.

    Dalam sambutannya, Neni Moerniaeni menyampaikan gelar Bunda Literasi bukan hanya sebuah kehormatan, tetapi juga amanah moral untuk menumbuhkan budaya baca dan minat belajar di masyarakat.

    “Pengukuhan ini bukan sekadar simbol, melainkan komitmen untuk memastikan anak-anak kita gemar membaca, berpikir kritis, dan memiliki semangat belajar sepanjang hayat,” ujarnya.

    Ia menegaskan, Pemerintah Kota Bontang akan terus bersinergi dengan berbagai pihak — mulai dari sekolah, komunitas literasi, hingga perpustakaan daerah — dalam merancang program yang menjangkau semua kalangan. Menurutnya, literasi kini memiliki makna yang lebih luas daripada sekadar membaca dan menulis.

    “Literasi adalah kemampuan memahami, menganalisis, dan memanfaatkan informasi untuk kemajuan diri dan daerah,” tambahnya.

    Dukungan terhadap pengukuhan tersebut datang dari Kepala Bidang Perpustakaan DPK Bontang, Indra Nopika Wijaya, yang turut mendampingi Wali Kota dalam kegiatan tersebut. Ia optimistis, dengan kepemimpinan Neni Moerniaeni sebagai Bunda Literasi, ekosistem literasi di Bontang akan semakin kuat dan berkelanjutan.

    “Kepedulian Ibu Wali terhadap pendidikan dan literasi sudah terbukti sejak lama. Dengan pengukuhan ini, semangat literasi di Kota Bontang akan semakin bergema hingga ke tingkat masyarakat,” ungkap Indra.

    Melalui peran Bunda Literasi, diharapkan gerakan membaca dan pembelajaran sepanjang hayat dapat menjadi gerakan sosial bersama, yang tidak hanya meningkatkan kualitas pendidikan tetapi juga membangun karakter masyarakat Bontang yang cerdas, kreatif, dan berdaya saing. (Adv)