Logo
Pusaran Dewan Pers
Iklan
Banner ADV

Agus Haris Tekankan Percepatan Proyek Turap Api-api untuk Antisipasi Banjir

Wakil Wali Kota Bontang, Agus Haris saat mendatangi proyek tarup di kelurahan api api (Rahmadani/Korankaltim.com)

BERITA TERKAIT

    Banner ADV

    Diskominfo Kota Bontang

    Agus Haris Tekankan Percepatan Proyek Turap Api-api untuk Antisipasi Banjir

    PusaranMedia.com

    Wakil Wali Kota Bontang, Agus Haris saat mendatangi proyek tarup di kelurahan api api (Rahmadani/Korankaltim.com)

    Banner ADV

    Agus Haris Tekankan Percepatan Proyek Turap Api-api untuk Antisipasi Banjir

    Wakil Wali Kota Bontang, Agus Haris saat mendatangi proyek tarup di kelurahan api api (Rahmadani/Korankaltim.com)

    BONTANG - Wakil Wali Kota Bontang, Agus Haris menegaskan komitmennya untuk memastikan seluruh proyek pengendalian banjir di Kota Bontang berjalan tepat waktu menjelang puncak musim hujan. 

    Ini disampaikannya usai melakukan sidak dua lokasi pembangunan turap di Kelurahan Api-Api, yakni di Jalan Tenis serta Jalan Bulu Tangkis Dua, Jumat (14/11/2025) kemarin.

    Dalam peninjauan pertama di kawasan Jalan Tenis, wilayah yang kerap terdampak banjir hingga ke area belakang Bank Dhanarta, Agus Haris menilai progres pekerjaan sudah memasuki tahap akhir. 

    “Progre­s sekitar 90 persen dan tinggal penyelesaian finishing. Saya minta kontraktor mempercepat karena curah hujan sudah mulai tinggi,” ujarnya.

    Ia menegaskan, Pemkot Bontang menempatkan pembangunan turap sebagai prioritas karena dampaknya langsung dirasakan masyarakat, terutama di kawasan yang langganan banjir. 

    Sidak dilakukan sebagai bentuk pengawasan agar kontraktor tidak hanya mengejar target, tetapi juga menjaga kualitas konstruksi.

    Proyek turap di dua titik tersebut dikerjakan oleh PT Tirta Dharma Segah dengan nilai anggaran sekitar Rp15,8 miliar. Panjang turap mencapai kurang lebih 140 meter dan membentang di kedua sisi aliran sungai.

    Menurut Agus Haris, infrastruktur ini akan berfungsi menahan erosi dan menstabilkan tebing aliran sungai sehingga aliran air lebih terkendali saat intensitas hujan meningkat.

    Setelah meninjau pekerjaan pertama, ia melanjutkan sidak ke area aliran sungai Jalan Bulu Tangkis Dua.

    Di lokasi itu, ia kembali meminta kontraktor mempercepat sisa pengerjaan agar tidak terhambat kondisi cuaca. “Kita ingin memastikan pekerjaan berjalan sesuai waktu yang sudah ditetapkan. Tak ada alasan untuk menunda,” tegasnya.

    Perwakilan konsultan pengawas dari PT Super Teknik Pratama, Aziz Asmar, menjelaskan pekerjaan sempat tertunda akibat banjir besar beberapa waktu lalu yang menyebabkan material dan alat terendam, sehingga addendum perpanjangan waktu telah diajukan ke OPD terkait. 

    “Target awal pertengahan November, tetapi ada keterlambatan karena banjir. Kami mengajukan perpanjangan hingga pertengahan Desember. Sekarang fokus kami finishing,” jelasnya.

    Untuk mencegah kendala serupa, kontraktor menyiapkan tanggul sementara dari timbunan tanah sebagai pengaman selama proses penyelesaian. Metode ini diharapkan mampu menahan masuknya air ke area kerja sehingga pengerjaan dapat terus berjalan meski terjadi hujan deras.

    Agus Haris menegaskan bahwa Pemkot Bontang akan terus turun ke lapangan untuk memastikan seluruh proyek penangkal banjir berjalan konsisten. 

    “Pembangunan ini bukan hanya proyek fisik, tetapi bentuk perlindungan kepada warga. Kami ingin saat musim hujan tiba, masyarakat Api-Api merasa lebih aman,” pungkasnya. (Adv)