Logo
Pusaran Dewan Pers
Iklan
Banner ADV

Komitmen Membangun Pendidikan Diakui PGRI Pusat, Bupati Berau Sri Juniarsih Mas Dianugerahi Dwija Praja Nugraha

288 kali
Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas mendapatkan Dwija Praja Nugraha, yang merupakan sebuah penghargaan tertinggi PGRI bagi kepala daerah yang digelar di Britama Arena, Kelapa Gading, Jakarta. (Foto: Humas Prokopim)

BERITA TERKAIT

    Banner ADV

    Pemerintah Kabupaten Berau

    Komitmen Membangun Pendidikan Diakui PGRI Pusat, Bupati Berau Sri Juniarsih Mas Dianugerahi Dwija Praja Nugraha

    PusaranMedia.com

    Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas mendapatkan Dwija Praja Nugraha, yang merupakan sebuah penghargaan tertinggi PGRI bagi kepala daerah yang digelar di Britama Arena, Kelapa Gading, Jakarta. (Foto: Humas Prokopim)

    Banner ADV

    Komitmen Membangun Pendidikan Diakui PGRI Pusat, Bupati Berau Sri Juniarsih Mas Dianugerahi Dwija Praja Nugraha

    Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas mendapatkan Dwija Praja Nugraha, yang merupakan sebuah penghargaan tertinggi PGRI bagi kepala daerah yang digelar di Britama Arena, Kelapa Gading, Jakarta. (Foto: Humas Prokopim)

    Reporter: Nur Hidayah | Editor: Bambang Irawan

    TANJUNG REDEB – Upaya Pemerintah Kabupaten Berau menjaga kualitas pendidikan kembali menuai pengakuan di tingkat nasional. 

    Pada puncak peringatan HUT ke-80 Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) di Britama Arena, Kelapa Gading, Jakarta, Sabtu (29/11/2025), Bupati Berau Sri Juniarsih Mas dianugerahi Dwija Praja Nugraha, sebuah penghargaan tertinggi PGRI bagi kepala daerah yang dinilai berhasil mendorong kemajuan pendidikan dan kesejahteraan guru.

    Penghargaan tersebut disematkan langsung oleh Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah RI, Fajar Riza Ul Haq, didampingi Ketua Umum PB PGRI, Prof. Unifah Rosyidi. 

    Tahun ini, hanya 20 kepala daerah di Indonesia yang menerima penghargaan serupa, terdiri dari empat gubernur, dua wali kota, dan empat belas bupati. Berau pun kembali mencatatkan namanya, setelah sebelumnya penghargaan yang sama pernah diterima Bupati periode 2016–2020, Muharram.

    Menurut PB PGRI, Dwija Praja Nugraha diberikan melalui proses penilaian ketat dengan 16 indikator, mulai dari komitmen daerah merawat keberadaan tenaga honorer, peningkatan tunjangan dan kompetensi guru, digitalisasi sekolah, hingga komitmen mengalokasikan 20 persen APBD untuk pendidikan.

    Ketua PGRI Berau, Mardiatul Idalisah, mengungkapkan bahwa berbagai langkah nyata Pemkab Berau mulai dari sekolah ramah anak, program beasiswa, hingga peningkatan kualitas guru menjadi faktor utama yang menguatkan penilaian pusat. 

    “Program-program yang dijalankan Pemkab Berau terbukti konsisten dan berdampak. Ini yang diapresiasi oleh PB PGRI,” jelasnya.

    Bupati Sri Juniarsih menyampaikan apresiasinya atas penghargaan tersebut. Ia menegaskan bahwa capaian ini bukan keberhasilan pribadi, melainkan hasil kolaborasi panjang antara pemerintah daerah, para guru, dan organisasi PGRI di Berau.

    “Ini adalah penghargaan untuk seluruh tenaga pendidik di Berau. Terima kasih atas dedikasi dan sinergi yang terus dibangun,” ujarnya.

    Sri Juniarsih menegaskan, penghargaan ini menjadi penyemangat sekaligus tantangan untuk terus menjaga mutu pendidikan, termasuk memastikan keberlanjutan tunjangan ASN yang juga mencakup guru, meski di tengah dinamika fiskal daerah.

    “Kami memastikan tidak ada pemotongan anggaran pendidikan. Kesejahteraan guru tetap menjadi prioritas,” tegasnya.

    Pemkab Berau tetap berkomitmen menjadikan sektor pendidikan sebagai fondasi pembangunan jangka panjang. Peningkatan kualitas SDM dianggap penting agar masyarakat mampu mengelola kekayaan alam daerah secara profesional dan berkelanjutan.

    “Guru adalah ujung tombak. Karena itu, kesejahteraan dan kompetensi mereka akan selalu kami perjuangkan,” pungkasnya. (Adv)