Logo
Pusaran Dewan Pers
Iklan

Kakao Kaltim Tembus Pasar Eropa, Rudy Mas’ud Dorong Penguatan Ekspor Perkebunan

kakao produksi Kaltim diminati sejumlah negara, termasuk di kawasan Eropa. (Foto: Disbun Kaltim)

BERITA TERKAIT

    Kalimantan Timur

    Kakao Kaltim Tembus Pasar Eropa, Rudy Mas’ud Dorong Penguatan Ekspor Perkebunan

    PusaranMedia.com

    kakao produksi Kaltim diminati sejumlah negara, termasuk di kawasan Eropa. (Foto: Disbun Kaltim)

    Kakao Kaltim Tembus Pasar Eropa, Rudy Mas’ud Dorong Penguatan Ekspor Perkebunan

    kakao produksi Kaltim diminati sejumlah negara, termasuk di kawasan Eropa. (Foto: Disbun Kaltim)

    Reporter: Herdiansyah l Editor: Bambang Irawan 

    SAMARINDA – Komoditas kakao asal Kaltim perlahan namun pasti mulai menunjukkan daya saing di pasar internasional. Dengan kualitas dan kekhasan tersendiri, kakao produksi daerah ini kini diminati sejumlah negara, termasuk di kawasan Eropa.

    Gubernur Kaltim, Rudy Mas’ud, mengungkapkan bahwa produk kakao lokal, khususnya yang berasal dari Kabupaten Kutai Timur (Kutim), telah berkembang menjadi komoditas ekspor.

    Menurut dia, produksi ini membuktikan bahwa sektor perkebunan Kaltim memiliki potensi besar untuk menembus pasar global.

    Salah satu capaian membanggakan datang juga dari kakao fermentasi Kampung Merasa, Kabupaten Berau, yang berhasil melakukan ekspor perdana ke Jerman.

    Ia menyampaikan bahwa produk tersebut dikirim ke pabrik cokelat Urwald Schokolade, menandai langkah awal kakao Kaltim memasuki pasar Eropa meskipun dengan volume yang masih terbatas.

    Selain itu, kata dia, kakao asal Kabupaten Kutim juga mulai diminati pasar Eropa lainnya seperti Jerman dan Prancis. Bahkan, Turki muncul sebagai pasar baru melalui kegiatan business matching yang difasilitasi pemerintah daerah.

    Rudy Mas’ud berharap keberhasilan ekspor kakao ini dapat menjadi pemicu bagi pengembangan komoditas perkebunan lainnya di Kaltim.

    “Penguatan sektor perkebunan, termasuk kakao, menjadi bagian penting dari upaya diversifikasi ekonomi dan pembangunan berkelanjutan di Kaltim,” pungkasnya.