Reporter: Iswanto | Editor: Buniyamin
SAMARINDA- Instruksi Wali Kota Samarinda yang mewajibkan pengunjung Mal atau pusat perbelanjaan menunjukkan kartu vaksin ternyata belum diterapkan beberapa mall di Kota Samarinda.
Seperti halnya yang terjadi di Mall Ramayana, Jalan Muhammad Yamin, Kecamatan Samarinda Ulu yang hingga kini belum menerapkan aturan tersebut.
Manager Mall Ramayana, Muhammad Irfan mengatakan hingga kini belum menerapkan instruksi Wali Kota Samarinda tersebut. Sebab mengingat presentasi masyarakat Samarinda yang telah mengikuti vaksin belum sampai 50 persen.
"Kita harus melihat juga kondisinya, apakah tingkat prestasi vaksinasi di Kota Samarinda sudah besar atau tidak. Kalau masih kecil sih sebenarnya belum bisa diterapkan," kata Irfan kepada pusaranmedia.com.
Irfan mengaku aturan Pemkot Samarinda akan tetap dijalankan, hanya saja untuk saat ini masih dalam tahap proses pendaftaran barcode scanner karena harus melalui proses pendaftaran terlebih dahulu.
"Dalam tahap pengerjaan, kalau sudah selesai nanti ditaruh di depan pintu masuk. Sambil melakukan proses itu, kita juga menerapkan protokol kesehatan (Prokes) karena aturan yang harus kita dijalankan wajib menggunakan masker dan pembatasan kapasitas maksimal 50 persen. Dibeberapa titik tertentu juga disiapkan hand sanitizer," ucapnya.
Sedangkan untuk karyawan Mall Ramayana, Irfan menyebutkan hampir 50 persen telah mengikuti vaksin. "Kita pasti menerapkan prokes juga, karena itu upaya mendukung program pemerintah mencegah penularan Covid-19," tegasnya.
Hal senada juga disampaikan Pengelola gedung Mall Ramayana, Andy. Ia membenarkan jika untuk saat ini management Mall Ramayana sedang memproses pendaftaran barcode scanner dan belum menerapkan aturan pengunjung mall wajib menunjukkan kartu vaksin.
"Untuk sementara paling protokol kesehatan seperti cuci tangan, jaga jarak sama menggunakan masker. Untuk aturan terbaru itu belum kita terapkan, tapi kedepannya akan ada," tegasnya.
Andy mengatakan, untuk memberlakukan aturan itu maka harus dilakukan koordinasi dengan pihak pusat dahulu sekaligus berkoordinasi dengan beberapa mall di Samarinda. "Terkait itu, Saya akan berkoordinasi dengan pihak pusat,"seruhnya
Andy mengaku selama penerapan kebijakan PPKM Level 4 di Samarinda, pengunjung mall mengalami penurunan dan berdampak pada pengurangan jam kerja.
Apalagi kata dia, jika diterapkan aturan yang mengharuskan pengunjung mall menunjukkan kartu vaksin akan kemungkinan jumlah pengunjung mall semakin berkurang.
"Kalau kita mau terapkan ini malah tamba sepi, sedangkan vaksin ini belum menyeluruh," tutupnya.
Pantauan pusaranmedia.com di pintu masuk mal Ramayana tidak disediakan kode barcode dan hanya menyediakan sabun serta air pencuci tangan dengan himbauan penerapan prokes.

