Logo
Pusaran Dewan Pers
Iklan

Wali Kota Bontang Klaim Mayoritas Program Kerja 2025 Telah Terealisasi  

Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni (Foto: Lutfi Aziz/Pusaranmedia.com)

BERITA TERKAIT

    Kalimantan Timur

    Wali Kota Bontang Klaim Mayoritas Program Kerja 2025 Telah Terealisasi  

    PusaranMedia.com

    Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni (Foto: Lutfi Aziz/Pusaranmedia.com)

    Wali Kota Bontang Klaim Mayoritas Program Kerja 2025 Telah Terealisasi  

    Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni (Foto: Lutfi Aziz/Pusaranmedia.com)

    Reporter: Lutfi Aziz | Editor: Bambang Irawan

    BONTANG - Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni, mengklaim sebagian besar program kerja Pemerintah Kota Bontang sepanjang tahun 2025 telah terealisasi dan dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat. Hal tersebut disampaikan Neni Moerniaeni saat menghadiri kegiatan doa bersama menyambut Tahun Baru 2026, Rabu (31/12/2025).

    Menurutnya, realisasi program kerja difokuskan pada sektor-sektor prioritas, mulai dari kesehatan, pendidikan, infrastruktur, hingga penguatan ekonomi masyarakat.

    “Alhamdulillah, program-program utama yang kami canangkan telah berjalan. Hasilnya mulai dirasakan, terutama pada peningkatan layanan kesehatan, pendidikan, dan penataan kota,” ujar Neni.

    Di bidang kesehatan, Pemkot Bontang menjalankan layanan kesehatan gratis, penguatan fasilitas puskesmas dan RSUD, serta program penambahan gizi bagi ibu hamil dan anak. Program tersebut, kata Neni, turut berkontribusi pada penurunan angka stunting di Kota Bontang sekitar 20 persen.

    Pada sektor pendidikan, pemerintah daerah merealisasikan pelatihan bagi guru, pengadaan sarana dan prasarana sekolah, pembagian perangkat pendukung pembelajaran, serta memperkuat program makan bergizi gratis. Program beasiswa bagi mahasiswa Bontang juga tengah berproses.

    Sementara itu, di sektor infrastruktur, Pemkot Bontang memprioritaskan penanganan banjir melalui normalisasi sungai, pembangunan polder, serta perbaikan drainase dan trotoar di sejumlah titik rawan genangan. 

    Tak hanya itu, dukungan terhadap UMKM juga direalisasikan melalui program kredit bunga nol persen dan gerakan pangan murah untuk menekan inflasi. Tahun 2025 juga mencatat ekspor rumput laut perdana dari Kota Bontang ke pasar internasional.

    Menatap tahun 2026, Neni Moerniaeni menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk melanjutkan program pro-rakyat meski menghadapi tantangan fiskal.

    “Kami akan terus berinovasi dan bekerja keras agar pembangunan Kota Bontang tetap berjalan dan berpihak kepada masyarakat,” pungkasnya.