Reporter: Nur Hidayah | Editor: Bambang Irawan
TANJUNG REDEB – Di tengah anggapan bahwa Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Kampung Tanjung Batu, Kecamatan Pulau Derawan, belum berjalan optimal, fakta di lapangan justru menunjukkan cerita berbeda.
Meski fasilitasnya belum lengkap, TPI ini telah berkontribusi nyata terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Berau.
Sejak resmi diserahterimakan kepada Dinas Perikanan (Diskan) Berau pada Oktober 2025, aktivitas pelelangan ikan di Tanjung Batu sudah berjalan dan menghasilkan retribusi daerah. Bahkan, penerapan Peraturan Daerah (Perda) Nomor 7 Tahun 2023 tentang Retribusi Daerah langsung memberi dampak signifikan terhadap penerimaan kas daerah.
Data tahun 2025 mencatat, dua TPI yaitu Tanjung Batu dan Sambaliung yang semula ditargetkan menyumbang Rp20 juta, justru mampu membukukan realisasi Rp54 juta. Angka ini melampaui target hingga lebih dari dua kali lipat atau sekitar 115 persen.
Plt Kepala UPT TPI Sambaliung, Frederik Sibulo, menjelaskan bahwa keterlambatan operasional penuh TPI bukan tanpa alasan. Proses serah terima sempat bergeser dari jadwal awal Maret 2025 karena harus melalui masa Provisional Hand Over selama enam bulan setelah proyek fisik rampung. Selama masa itu, retribusi belum dapat ditarik secara resmi.
“TPI Tanjung Batu mulai dibangun sejak 2023 oleh DPUPR Berau dengan dana Bankeu Provinsi Kaltim sebesar Rp15 miliar. Anggaran tersebut memang difokuskan untuk pembangunan fisik,” jelasnya.
Saat ini, TPI Tanjung Batu telah berfungsi sebagai pusat bongkar muat hasil tangkapan nelayan. Puluhan petak lapak untuk penampung dan pengepul ikan sudah aktif, membuat ekonomi baru di kawasan pesisir Pulau Derawan.
Meski demikian, Frederik tak menampik masih adanya keterbatasan. Fasilitas penunjang seperti pabrik es, cold storage, hingga Stasiun Pengisian Bahan Bakar Nelayan (SPBN) belum tersedia.
Padahal, keberadaan fasilitas tersebut dinilai bisa meningkatkan volume aktivitas nelayan sekaligus membuka peluang PAD yang lebih besar.
Namun, dengan capaian retribusi yang sudah melampaui target di tahap awal operasional, TPI Tanjung Batu kini dipandang sebagai aset daerah yang mulai menunjukkan potensi strategisnya bagi ekonomi kelautan dan perikanan Berau.

