Reporter: Tri Agustini | Editor: Bambang Irawan
SAMARINDA - Diduga terjadi pencurian helm di area parkir Pasar Pagi Samarinda. Peristiwa itu terekam dalam kamera pengawas (CCTV) yang terjadi pada hari Senin (19/1/2026).
Kepala Bidang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) Dinas Perhubungan Kota Samarinda, Boy Leonardo Sianipar memastikan pihaknya akan melakukan penelusuran lebih lanjut.
Menurutnya, Dishub akan memastikan terlebih dahulu kronologi kejadian, termasuk menelusuri apakah pengambilan helm dilakukan oleh sesama pengguna parkir atau pihak luar yang masuk tanpa kendaraan. Jika ditemukan celah keamanan, pengawasan di area parkir akan diperketat.
“Kalau orang luar bisa masuk tanpa kendaraan, berarti penjagaan harus diperketat. Ini akan kami telusuri,” jelas Boy.
Dishub juga akan berkoordinasi dengan Dinas Perdagangan Samarinda sebagai pengelola kawasan Pasar Pagi, termasuk menelusuri rekaman kamera pengawas di sekitar lokasi kejadian. Apabila ditemukan indikasi tindak pidana, kasus tersebut akan diarahkan untuk dilaporkan kepada pihak berwajib.
Boy menegaskan, pengelolaan parkir tidak hanya berkaitan dengan penataan kendaraan, tetapi juga menyangkut keamanan barang milik pengunjung dan pedagang. Karena itu, pihaknya memberikan peringatan tegas kepada petugas parkir agar meningkatkan kewaspadaan.
“Ini menjadi tanggung jawab kami sebagai pengelola parkir. Saya sudah memberi peringatan tegas kepada petugas agar kejadian serupa tidak terulang,” tegasnya.
Selain melakukan evaluasi internal, Dishub juga menyiapkan langkah antisipatif berupa pemasangan rambu dan imbauan kepada pengunjung. Sejumlah spanduk peringatan akan dipasang untuk mengingatkan pengunjung agar lebih berhati-hati terhadap barang bawaan mereka.
Boy memastikan evaluasi keamanan parkir akan dilakukan secara menyeluruh seiring proses pematangan sistem pengelolaan parkir di Pasar Pagi. Menurutnya, Dishub tidak ingin kejadian tersebut mencoreng kepercayaan publik terhadap pengelolaan parkir di kawasan tersebut.
“Rambu-rambu yang masih kurang akan kami lengkapi, termasuk imbauan bahwa area diawasi CCTV dan peringatan agar pengunjung berhati-hati terhadap potensi kehilangan,” pungkasnya.

