Logo
Pusaran Dewan Pers
Iklan

Masjid Raya Darussalam Samarinda Diresmikan, Revitalisasi Habiskan Rp24 Miliar Lebih

Masjid Raya Darussalam Samarinda telah rampung direvitalisasi, Jumat (13/2/2026). (Foto: Tri/Pusaranmedia.com)

BERITA TERKAIT

    Kalimantan Timur

    Masjid Raya Darussalam Samarinda Diresmikan, Revitalisasi Habiskan Rp24 Miliar Lebih

    PusaranMedia.com

    Masjid Raya Darussalam Samarinda telah rampung direvitalisasi, Jumat (13/2/2026). (Foto: Tri/Pusaranmedia.com)

    Masjid Raya Darussalam Samarinda Diresmikan, Revitalisasi Habiskan Rp24 Miliar Lebih

    Masjid Raya Darussalam Samarinda telah rampung direvitalisasi, Jumat (13/2/2026). (Foto: Tri/Pusaranmedia.com)

    Reporter: Tri Agustini | Editor: Buniyamin

    SAMARINDA - Masjid Raya Darussalam yang berlokasi di Jalan K.H. Abdullah Marisie, Kelurahan Pasar Pagi, Kecamatan Samarinda Kota kembali diresmikan usai menjalani proses revitalisasi.

    Peresmian dilakukan langsung oleh Wali Kota Samarinda, Andi Harun, seusai pelaksanaan salat Jumat berjamaah, Jumat (13/2/2026).

    Andi Harun menyatakan revitalisasi masjid bersejarah tersebut diharapkan mampu memperkuat peran masjid tidak hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai pusat aktivitas keagamaan dan sosial masyarakat Kota Samarinda.

    Ia juga turut menyampaikan rasa syukur atas rampungnya renovasi Masjid Raya Darussalam dengan kualitas pekerjaan yang dinilainya sangat baik selama dua tahun terakhir. 

    Andi Harun meyakini, dengan selesainya revitalisasi ini, masjid akan semakin representatif untuk menunjang berbagai kegiatan umat.

    “Kita meyakini masjid ini akan menjadi pusat ibadah, kajian keilmuan, sekaligus kegiatan sosial masyarakat,” ujar Andi Harun saat diwawancara. 

    Selain memiliki lokasi yang sangat strategis, Masjid Raya Darussalam juga memiliki nilai historis yang tidak terpisahkan dari perjalanan Kota Samarinda. Karena itu, pemerintah berkomitmen untuk terus menjaga, memakmurkan, dan mengembangkan masjid tersebut.

    Pembangunan dan revitalisasi Masjid Raya Darussalam dimulai sejak tahun 2024 dengan nilai kontrak sebesar Rp19,9 miliar.

    Pada tahap awal, pekerjaan meliputi pelapisan atap anti bocor (waterproofing), pembangunan fondasi pagar, pemasangan krawangan dan kolom gapura, plester pagar, pengecatan interior dan eksterior hingga pemasangan GRC menara serta penataan taman.

    Selanjutnya pada 2025, Pemerintah Kota Samarinda kembali mengalokasikan anggaran sebesar Rp4,79 miliar untuk pekerjaan lanjutan.

    Tahap ini difokuskan pada penyempurnaan interior masjid serta sejumlah elemen penunjang lainnya guna meningkatkan kenyamanan jamaah.

    Dengan rampungnya seluruh tahapan revitalisasi, ia berharap Masjid Raya Darussalam dapat menjadi ikon keagamaan yang representatif sekaligus ruang publik religius yang nyaman bagi masyarakat Samarinda.

    “Masjid ini memiliki sejarah panjang bagi Kota Samarinda. Harapan kita, umat semakin giat beribadah, persatuan terus terjaga, dan Samarinda menjadi kota yang penuh keberkahan,” pungkasnya.